Radar Jember - Pabrik Pupuk Organik Lengkap (Si Jempol) milik Pemkab Jember resmi setop beroperasi sejak awal tahun.
Padahal, pabrik pupuk organik ini baru diresmikan pada 27 Desember 2023 oleh Bupati Jember Hendy Siswanto.
Pabrik Si Jempol berada di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember.
Pembangunan pabrik organik yang menyedot anggaran Rp 3,2 miliar itu sempat menjadi harapan besar petani di Jember.
Sebab pabrik itu disebut bisa mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Jember.
Ini juga diharapkan bisa mendukung pertanian berkelanjutan.
Akan tetapi, per Januari 2025, pabrik pupuk ini berhenti beroperasi.
Selama setahun beroperasi, mesin pabrik pupuk organik itu mampu memproduksi pupuk organik mencapai 50 sampai 60 ton per hari.
Hasil produksi pupuk organik didistribusikan gratis kepada petani selama masa awal operasional.
Namun, tanpa dukungan anggaran operasional, aktivitas produksi pun terhenti.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Jember Imam Sudarmaji enggan berkomentar panjang mengenai berhentinya operasional pabrik pupuk organik Pemkab Jember.
Secara tersirat, dia mengatakan bahwa tidak ada penganggaran dalam APBD 2025.
"Nol anggarannya. Makanya saya tidak komentar dulu," ucapnya saat ditemui usai rapat dengar pendapat bersama Komisi B DPRD Jember, Senin (19/5) lalu.
Dikatakan, apabila petani benar-benar membutuhkan pupuk organik, Pemkab Jember nantinya siap meneruskan operasional pabrik pupuk organik kembali.
Kini, berhenti dulu tak bisa beroperasi. Sebab jika tidak ada anggaran, pabrik tak bisa diaktifkan dan memproduksi pupuk organik kembali. (sil/kin)
Editor : Nur Hariri