KASIYAN, Radar Jember – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan pembangunan jalan cor beton (rigid pavement) di ruas Kasiyan - Puger, Minggu (25/5).
Meski sudah diresmikan, proyek senilai Rp 24 miliar itu belum sepenuhnya rampung.
Sebab pada kunjungannya, Khofifah hanya meresmikan hasil pekerjaan rigid pavement sepanjang 500 meter.
Proyek tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Imasco Asiatic, dengan nilai anggaran sebesar Rp 5,49 miliar.
Pekerjaan konstruksi dilakukan sejak 3 Februari hingga 29 Maret 2025, dengan mutu beton Fs 4,5 MPa.
Pada kesempatan tersebut Khofifah menjanjikan akan melakukan perpanjangan jalan dari rencana awal 7,5 Kilometer menjadi 10 Kilometer.
Baca Juga: Banyak Truk ODOL Lolos Pengawasan, Jembatan Timbang Rambigundam Jember Tak Beroperasi, KENAPA?
"Melihat kekuatan fiskal, jika masih ada ruang di APBD, maka akan kami maksimalkan untuk mempercepat penyelesaian. Dari total rencana 10 kilometer, saat ini telah dialokasikan anggaran untuk 7,5 kilometer," ujar Khofifah.
Dia menyoroti pentingnya infrastruktur jalan untuk mendukung konektivitas barang dan jasa, khususnya bagi masyarakat di wilayah Puger.
Selain itu, dia juga menegaskan agar tidak lagi ada truk over dimension over load (ODOL) yang melewati jalan tersebut agar tidak cepat rusak.
Baca Juga: Menanti Gebrakan Perbaiki Infrastruktur Jalan Rusak, Begini Jawaban Bupati Jember Gus Fawait
Sementara itu Bupati Jember Muhammad Fawait yang turut serta meresmikan jalan tersebut menyampaikan bahwa Pemkab Jember dan Pemprov Jatim akan terus berkoordinasi untuk membangun Jember sebagai gerbang Jatim.
“Pemerintah tidak hanya berteori, tetapi kerja konkret. Kabupaten Jember kini tengah bersinergi untuk menjadi gerbang ekonomi Jawa Timur,” tegasnya.
Meski sejumlah ruas masih dalam tahap pengerjaan, warga menyambut positif kedatangan Khofifah.
Warga Desa Kasiyan, Subandiyah mengatakan, dirinya kini tak lagi kesusahan dalam beraktivitas sehari-hari.
"Kalau dulu masih bingung menghindari jalan berlubang, sekarang sudah mulus jalannya," sebutnya.
Baca Juga: Truk Pasir Terjebak Jalan Ambles di Kawasan Kota Jember, Polisi Petakan Jalan Berlubang di Jember
Terkini, pada ruas yang sudah rampung, warga bisa melintas dengan nyaman sebab tidak ada lagi jalan berlubang, tidak ada pula pohon pisang yang ditanam warga sebagai bentuk protes.
Kendati demikian warga perlu tetap berhati hati dan sedikit bersabar, sebab masih ada sejumlah proyek yang kini dalam tahap pengerjaan.
Sehingga para pengendara harus silih berganti untuk melintasi lokasi tertentu.(yul)
Editor : M. Ainul Budi