Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua ABK yang Terdampar di Pulau Nusa Barong Jember Akhirnya Dipulangkan, Setelah Jadi Korban Kejamnya Dunia Kerja di Laut

Jumai RJ • Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:00 WIB
DIPULANGKAN: Dua ABK asal Cirebon dan Jakarta Barat yang terdampar di Pulau Nusa Barong Jember, Senin (19/5/2025) lalu, dipulang oleh Satpolair Polres Jember, Jumat (23/5/2025). (JUMAI/RADAR JEMBER)
DIPULANGKAN: Dua ABK asal Cirebon dan Jakarta Barat yang terdampar di Pulau Nusa Barong Jember, Senin (19/5/2025) lalu, dipulang oleh Satpolair Polres Jember, Jumat (23/5/2025). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Dua anak buah kapal (ABK) yang sempat terdampar di pulau terluar, yakni di Pulau Nusa Barong, Kecamatan Puger, Jember, akhirnya dipulangkan.

Tentunya itu setelah dilakukan pemeriksaan pasca-diselamatkan oleh anggota Satgasmar Pulau Nusa Barong.

Sejak Selasa (20/5) keduanya dievakuasi dari Pulau Nusa Barong ke Pos AL di Pancer Puger.

Setelah dilakukan pemeriksaan terkait aksi nekat melompat ke laut dari kapal penangkap ikan yang mereka ikuti.

Kedua ABk itu yakni Sutiyadi, 25, warga Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, dan Muhammad Julianda Gibran, 20, warga Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Mereka melompat dari kapal di tengah perairan laut selatan dan berenang sekitar dua jam hingga akhirnya mendarat di kawasan Pantai Pasir Panjang, Pulau Nusa Barong, Jember.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satpol Air Polres Jember di Puger, keduanya akhirnya dipulangkan pada Jumat (23/5/2025), kemarin pagi.

Malam sebelumnya, dua ABK itu bermalam di Kantor Satpolair, dan Jumat (23/5) pagi dipulangkan dengan bus dari Terminal Tawang Alun, Jember.

Kasat Polair Polres Jember AKP Hari Pamuji mengatakan, keduanya akhirnya diantar dari Satpolair ke terminal Tawang Alun. 

Dua ABk itu dipulangkan menggunakan bus ke rumahnya masing-masing, yakni ke Cirebon dan Jakarta Barat.

Setelah proses pemulangan, anggota sudah berkomunikasi dengan keluarga dua ABk tersebut.

Terutama ibu dari Muhammad Julianda Gibran.

Bahkan saat proses keberangkatan naik bus ke Jakarta Barat, anggota Satpolair melakukan video call dengan orang tuanya.

Dari Satpol air ke Terminal Tawang Alun, Rambipuji, dua ABK diantar menggunakan mobil.

“Nantinya setelah sampai di rumah masing-masing agar kedua ABK itu memberi tahu dengan menelepon anggota yang ada di Satpolair, Puger. Karena pasca-ditemukannya terdampar itu kondisi kesehatannya menurun. Setelah lima hari berada di Puger, kini kembali sehat,” pungkas Hari. (jum/c2/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Pulau Nusa Barong #Lompat ke Laut #Satpolair Jember #abk terdampar