Radar Jember - Porprov Jatim semakin dekat.
Namun, adanya efisiensi yang membuat anggaran pemberangkatan delegasi Porprov tahun ini juga ikut terpangkas.
Dewan menilai kekurangannya harus tetap dicarikan solusi.
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha mengatakan sudah memberikan masukan kepada Dispora maupun KONI Jember untuk menggalang tambahan dana dari pengusaha maupun stakeholder, beberapa pekan lalu.
Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya lagi.
"Ayo, mumpung masih ada waktu, kumpulkan stakeholder difasilitasi pemkab, ajak mereka memberikan support secara finansial kepada cabor-cabor," serunya, kemarin (18/5/2025).
Dikatakan, dewan tidak memiliki wewenang mengundang para pengusaha ataupun stakeholder seperti polres atau kodim untuk meminta hal tersebut.
"Kami juga selaku pengusaha sudah ada beberapa atlet dan cabor yang datang mandiri untuk meminta support. Tidak banyak yang bisa kami akomodasi," ungkapnya.
Legislator PDIP itu mengingatkan, meski anggaran minim tapi pemkab harus tetap menghargai atlet sebaik-baiknya.
Salah satunya memberikan uang saku mereka sebelum berangkat.
"Berikan sangu atlet di awal, minimal untuk dua hari, karena biasanya ada yang hanya bertahan sampai babak penyisihan," ucapnya.
Dia mengimbau agar uang saku tidak diberikan kepada atlet ketika Porprov selesai.
Setidaknya untuk dua hari, sisanya diberikan sesuai jumlah hari atlet berlaga.
Harapannya, atlet bisa memenuhi kebutuhan yang tidak bisa dikaver Dispora atau KONI untuk Porprov.
"Karena tidak semua atlet berasal dari keluarga mampu. Takutnya ada kebutuhan mendadak, jadi bisa buat pegangan," jelasnya. (sil/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh