Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ditemukan Warga Paseban, Jember, Mortir Sisa Masa Penjajahan Belanda Diledakkan Tim Jibom Polda Jatim  

Imron Hidayatullahh • Kamis, 15 Mei 2025 | 13:15 WIB

AKHIRNYA DILEDAKKAN: Anggota penjinak bom (jibom) Polda Jatim bersiap meledakkan mortir di pesisir pantai Gumuk Garinten, Desa Paseban, Kencong, Jember, Rabu (14/5/2025). (Polsek Kencong/Radar Jember)
AKHIRNYA DILEDAKKAN: Anggota penjinak bom (jibom) Polda Jatim bersiap meledakkan mortir di pesisir pantai Gumuk Garinten, Desa Paseban, Kencong, Jember, Rabu (14/5/2025). (Polsek Kencong/Radar Jember)
 

Radar Jember – Tiga mobil taktis Brimob Polda Jatim terpantau iring-iringan menuju arah Pantai Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Rabu (14/5/2025).

Selain itu, ada mobil patroli Polsek Kencong dan Polres Jember yang ikut serta.

Warga setempat pun bertanya-tanya ada apa.

Ternyata, iring-iringan yang membuat penasaran banyak warga itu membawa mortir yang diduga sisa amunisi zaman penjajahan Belanda.

Ini dilakukan setelah ada mortir yang ditemukan warga di sekitar aliran Kali Meneng, Dusun Gumukbanji II, Desa/Kecamatan Kencong, Jumat (9/5) lalu.

Dari kejadian itu, Polres Jember melakukan upaya disposal berkoordinasi dengan tim penjinak bom (jibom) Polda Jatim.

Kabag Ops Polres Jember Kompol Istono mengatakan, terkait upaya disposal itu dilakukan di tempat yang jauh dari permukiman warga.

Yakni di sekitar pesisir pantai Gumuk Garinten, Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, pada Rabu (14/5) pukul 12.00. 

"Terkait giat disposal ini, awalnya kami menerima laporan adanya penyerahan mortir yang ditemukan warga di aliran sungai oleh warga Kecamatan Kencong. Saat ditemukan mortir yang tampak karatan itu, diserahkan ke babinsa dan diamankan di koramil setempat. Kemudian, berkoordinasi dengan Polsek Kencong," kata Istono saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (14/5).

Tiga mobil taktis itu merupakan rombongan tim penjinak bom (jibom) yang dikawal oleh anggota Polres Jember dan Polsek Kencong.

“Temuan benda berupa mortir berbahaya merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda yang ditemukan warga di Kali Meneng, beberapa hari lalu, “ kata Istono.

Baca Juga: MELESET! Target PAD Jember Rp 1 Triliun Tapi Kini Baru Tercapai Rp 229 Miliar, DPRD Sebut Pemkab Harus Banting Tulang

Untuk memastikan keselamatan masyarakat, tim jibom didatangkan secara khusus guna melakukan proses disposisi atau peledakan secara aman.

“Lokasinya jauh dari permukiman warga yakni di sekitar Pantai Paseban,” katanya.

Istono menjelaskan bahwa mortir tersebut merupakan jenis amunisi militer standar dengan panjang sekitar 25 cm dan diameter 15 cm, dalam kondisi sudah berkarat.

Peledakan pun berhasil dilakukan dengan aman.

“Peledakan dipimpin Bripka Halili, beserta 3 personie dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim. Semuanya berjalan lancar dan aman,” pungkasnya. (jum/c2/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pantai Paseban #Kolonial Belanda #Jember #disposal bom #Bom #peledakan #mortil #Kencong