MOJOMULYO, Radar Jember – Imbauan kepada ojek jukung di Pantai Cemara menjadi perhatian untuk lebih waspada saat beroperasi hingga ke tengah laut.
Sebab, banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata alam yakni Pantai cemara yang ada di Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger diserbu pengunjung.
Pengunjung yang datang ke pantai Cemara, buka hanya dari Jember saja. Tetapi juga datang dari luar jember, seperti Lumajang dan Bondowoso.
Mereka mengguna kendaraan ribadi maupun travel. Karena selain murah meriah pengunjung bisa bebas mau pulang jam berapa saja di Pantai Cemara.
Di objek wisata pantai itu, juga ada ojek jukung yakni nelayan yang mengangkut wisatawan yang ngin naik jukung.
Cukup membayar Rp 10 ribu per orang sudah bisa menikmati sepanjang muara sungai hingga di bawah jembatan Cinta.
Dalam satu jukung, nelayan bisa mengangkut 6 sampai dengan 7 orang.
Untuk itu Satpol Air Polres Jember mengimbau kepada pemilik jukung yang rata-rata nelayan sekitar agar lebih waspada.
Yakni, agar mengutamakan keselamatan penumpang jukung ketika liburan atau hari-hari bisa.
Umar, nelayan setempat mengaku sebelum berangkat melaut, jukung yang ia punya dimanfaatkan untuk mengangkut wisatawan yang ingin naik jukung.
Karena sore hari setiap harinya yakni pukul 15.00 banyak nelayan yang sudah berangkat melaut.
“Ya ongkos jadi ojek jukung ini bisa digunakan untuk beli bahan bakar untuk persiapan melaut,” katanya.
AIPTU Agus Rianto KBO Satpol Air Polres Jember di Puger mengimbau kepada nelayan yang jadi ojek jukung untuk menjaga keselamatan wisatawan yang naik jukungnya.
“Ya maksimal 5 orang saja, karena jukung itu bukan untuk mengangkut orang tetapi untuk mencari ikan,” kata Agus. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi