PLALANGAN, Radar Jember – Agar tak terulang kembali kecelakaan lalu lintas diperlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu, PT KAI Daop 9 Jember langsung memasang portal. Salah satunya di perlintasan KA tanpa palang pintu di Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat. Sehingga jalan dusun yang biasa dilewati kendaraan roda dua, roda empat dan truk sudah tidak bisa dilewati.
Dipasangnya portal dari bantalan rel dari beton itu hanya bisa dilewati pengendara sepeda motor saja. Untuk kendaraan roda empat dan truk sopir harus memutar ke jalan alternatif yang agak jauh. Terlihat portal yang dipasang perlintasan rel KA yang mengakibatkan kecelakaan dump truck yang disopiri Sairi, 51, warga Desa Mrawan, Kecamatan Mayang dengan KA Ijen Ekspress.
Ada empat beton dari bantalan rel KA yang dibuat portal. Dibagian sisi selatan ada 2 dan sisi utara ada 2. Sehingga kendaraan roda empat dan truk tidak bisa melintas di rel tanpa palang pintu tersebut.
Misyati, 65, warga setempat mengatakan, ketika ada dump truck bermuatan pasir dari arah selatan langsung menghadang disekitar rel. “Saya sampai melambaikan tangan agar sopir tidak melanjutkan melintas rel KA tanpa palang pintu itu. Tetapi sang sopir terus saja melintasi rel, setelah bagian kepala lolos muncul kereta dengan cepat dari arah barat,” katanya.
AKP Bernardus Bagas Simarmata Kasatlantas Polres Jember membenarkan kalau perlintasaan tanpa palang pintu dipasang Portal.
“Untuk sementara JPL 09 kami lakukan penyempitan dimana hanya motor yang dapat melalui perlintasan ini. Untuk mobil dan kendaraan lainnya dapat melalui underpass Desa Lembengan,” kata Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.
Penyempitan di perlintasan JPL 09 sebagai langkah preventif sampai adanya realisasi peningkatan keselamatan oleh Pemerintah Kabupaten Jember sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“KAI Daop 9 Jember memohon kepada Pemerintah Kabupaten Jember agar terdapat langkah yang progesif dalam upaya peningkatan keselamatan perlintasan sebidang, mengingat perlintasan JPL 09 merupakan perlintasan sebidang yang teregister namun belum terdapat penjaga, palang pintu, gardu maupun alat keselamatan perlintasan lainnya” ujarnya. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi