Seperti Megawati Hangestri Pertiwi, pemain asal Jember yang sudah mengharumkan nama Jember.Baca Juga: Kiprah Pevoli Asli Jember Ini yang Mendunia, Megawati Hangestri, Sang “Megatron” yang Menggebrak Dunia Voli Korea
Nah, untuk mencari bibit pemain voli dilakukan sejak dini seperti yang diadakan SMPN 1 Jember dengan mengadakan turnamen bola voli dalam rangka HUT ke-92 Spasa.
Dalam pembukaan turnamen Spasa Cup 2025, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Hadi Mulyono dan Kabid Pembinaan SMP Dispendik Jember Tulus Wijayanto langsung turun.
Di lokasi juga ada Plt Kepala SMPN 1 Jember M. Rokhim.
Kepala Dispendik Jember Hadi Mulyono menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan mengapresiasi atas kegiatan turnamen voli Spasa Cup 2025.
Melalui kegiatan turnamen tersebut ada wadah kompetisi untuk ajang bakat minat anak didik, khususnya siswa SD di bidang nonakademik.
Turnamen cabang olahraga bola voli itu akan semakin memberikan motivasi bagi kepala sekolah, guru, dan seluruh siswa.
Guru PJOK dan khususnya siswa akan semakin rajin untuk berlatih dan bertanding untuk mendapatkan prestasi-prestasi terbaik.Baca Juga: Kiprah Pevoli Asli Jember Ini yang Mendunia, Megawati Hangestri, Sang “Megatron” yang Menggebrak Dunia Voli Korea
“Dengan semangat tersebut saya yakin ke depan semakin banyak atlet bola voli yang lahir dari Jember. Sehingga bisa mengikuti jejak seniornya, yakni Megawati, pemain voli yang sudah mendunia. Nama Megawati sudah mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember,” kata Hadi.
Cabang olahraga (cabor) bola voli adalah cabor yang merakyat dan mudah ditemui di sekolah-sekolah maupun di desa-desa.
Selain itu, prestasi anak didik bisa diperoleh sama bagusnya, baik akademik maupun nonakademik.
Hadi berharap, kegiatan serupa bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain.
“Harapannya setiap tahun kegiatan ini bisa dilaksanakan dan lebih meriah dan lebih banyak,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala SMPN 1 Jember M. Rokhim menyampaikan, turnamen bola voli itu diikuti siswa SD di Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Tempurejo, Arjasa, Jenggawah, Sumbersari, Patrang, Kaliwates, dan Kecamatan Umbulsari.
Dari 9 kecamatan itu, ada 15 tim putra dan 16 putri.
“Harapannya ingin mewadahi talenta muda dari usia dini yang sudah dibina di jenjang SD dan MI. Selain itu, harapannya ke depan lahir pemain voli andal untuk Kabupaten Jember dan Indonesia. Untuk turnamen voli tingkat SMP nanti event bulan Agustus 2025 mendatang,” terangnya.
Sementara itu, Sulastri, salah satu orang tua siswa yang mendampingi putrinya bertanding, menyebut sangat baik kalau ada sekolah yang mengadakan turnamen bola voli.
“Ini salah satu bentuk mencari bibit pemain asal Jember sejak duduk di bangku SD maupun MI,” katanya. (jum/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh