Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pasca-Kecelakaan yang Menelan Korban Jiwa, Warga Jember Ini Menanam Pohon Pisang sebagai Tanda Bahaya

Imron Hidayatullahh • Jumat, 2 Mei 2025 | 13:50 WIB
TANDAI LUBANG: Pascakecelakaan yang menelan korban jiwa, warga menanam pohon pisang dan memasang ban bekas di jalan rusak Dusun Mojo, Desa Biting, Kecamatan Arjasa. (JUMAI/RADAR JEMBER)
TANDAI LUBANG: Pascakecelakaan yang menelan korban jiwa, warga menanam pohon pisang dan memasang ban bekas di jalan rusak Dusun Mojo, Desa Biting, Kecamatan Arjasa. (JUMAI/RADAR JEMBER)

BITING, Radar Jember – Kondisi jalan penghubung Kecamatan Arjasa–Kalisat kian memprihatinkan.

Banyak ruas jalan mulai berlubang, terutama di Dusun Mojo, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, tepatnya di depan lapangan desa setempat.

Di lokasi itu, warga bahkan terpaksa menutup lubang menggunakan semen cor demi menghindari kecelakaan.

Menurut warga, kerusakan jalan di sekitar lapangan tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan belum lama ini terjadi kecelakaan yang menimpa seorang pengendara sepeda motor asal Desa Biting.

Korban yang berboncengan mencoba menghindari lubang.

Namun, justru terjatuh dan tersambar mobil dari arah berlawanan.

“Belum satu bulan, korban berboncengan dengan temannya dari arah timur ke barat,” ujar salah satu pemilik warung di sekitar lapangan Biting.

Khawatir terjadi korban berikutnya, warga pun berinisiatif memasang tanda peringatan di lokasi jalan rusak.

Tanda itu berupa ban bekas dan pohon pisang yang ditanam langsung di lubang jalan.

“Sebelumnya ada dua pohon pisang yang ditanam untuk rambu di jalan yang berlubang. Sekarang hanya tinggal satu pohon dan beberapa ban. Ini agar pengendara tidak terjebak di jalan yang berlubang,” lanjutnya.

Hendra, warga Kecamatan Kalisat, membenarkan bahwa jalan dari Kalisat menuju Arjasa banyak yang rusak.

Menurutnya, lubang-lubang jalan cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Kalau dari arah Kalisat ke Arjasa yang rusak mulai dari Desa Gumuksari hingga Desa Biting. Ada juga jalan yang berlubang, oleh warga ditutup dengan semen cor,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut sebelum jatuh korban berikutnya.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, kondisi jalan berlubang di depan Lapangan Biting cukup parah.

Selain berada di tikungan dan jalan menurun, di dua titik juga ditemukan pohon pisang dan ban bekas sebagai tanda peringatan bagi pengendara.

Upaya itu dilakukan warga agar tidak ada lagi kecelakaan di lokasi tersebut. (jum/c2/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#jalan rusak #jalan lubang