Deburan Ombak Bikin Semangat Peserta Watu Ulo Reborn Beach Run 2025
AMBULU, Radar Jember – Runner yang semangat lari saat matahari terbit itu seakan tak merasakan bahwa mereka baru mendapat ujian menaklukkan pesisir pantai. Bagi yang biasa berlari di pasir pantai, mungkin tak mengejutkan.
Tetapi, saat Watu Ulo Reborn Beach Run 2025 digelar Minggu (27/4), ratusan runner merasakan pengalaman berharganya. Tak sedikit tunner yang saat itu mulai terpisah.
Ketangguhan para runner bener-benar diuji di pesisir pantai ini. Apalagi, setiap pijakan kaki, menyisakan bekas sepatu karena pasir yang diinjak sedikit ambles. Ini menentukan kekuatan runner. Mereka yang tangguh, terlihat berlari cukup stabil. Namun, ada beberapa yang terlihat melambat.
Tantangan sport turism ini membuat mata para runner terlihat bersemangat. Sesekali, ada yang bapak-bapak yang harus menunggu dan mengimbangi lari putranya. Sesekali, ada anak perempuan yang menyalip runner pria di garis pantai itu.
Usia tua muda sangat bersaing saat itu. Di pinggir pantai inilah, sejumlah runner harus berjuang keras karena sebagian besar tak biasa berlari di pinggir pantai.
Nah, ketika mereka melewati garis pantai dan meninggalkan pasir pesisir, semangat mereka seakan bertambah. Lari yang sebelumnya membutuhkan tenaga ekstra, ternyata menjadi lebih ringan saat taka da lagi pasir yang diinjak. “Kalau 5 kilometer di pasir semua, sepertinya saya tidak mampu, untung tak sampai separo,” ucap seorang runer perempuan sambil mengatur napasnya.
Di daratan, di jalan bertanah dan beraspal sudah cukup biasa dilakukan runner. Ini tak seberapa dibandingkan saat lari di pasir.
Meski begitu, sepanjan pijakan kaki, runner tetap menikmati keindahan suasana alam, melihat laut dan pemandangan bukit. Separo perjalanan lagi mereka baru akan sampai di garis finish. (nur)
Editor : M. Ainul Budi