Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sudah Lama Bangunan Ini Mangkrak, Sekarang Malah Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat? Dua Lokasi Lain Juga Diajukan

M. Ainul Budi • Kamis, 24 April 2025 | 14:10 WIB

LUAS: Tiang beton eks rencana bangunan asrama haji tetap menjulang tinggi. Bangunan ini direncanakan akan diusulkan menjadi lokasi sekolah rakyat (SR).
LUAS: Tiang beton eks rencana bangunan asrama haji tetap menjulang tinggi. Bangunan ini direncanakan akan diusulkan menjadi lokasi sekolah rakyat (SR).
 

AJUNG, Radar Jember – Pemkab Jember tengah menggagas pembangunan sekolah rakyat (SR) yang rencananya akan didirikan di atas lahan milik pemerintah daerah (pemda).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Jember.

Hingga saat ini, terdapat tiga lokasi yang diajukan sebagai calon titik pembangunan SR tersebut.

Salah satu lokasi utama yang dipertimbangkan berada di kawasan Stadion Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung.

Lahan ini sebelumnya direncanakan untuk pembangunan asrama haji dan memiliki luas sekitar 9 hektare.

Lahan tersebut dinilai sangat strategis karena memiliki aksesibilitas yang baik dan luas yang memadai untuk pembangunan sarana.

Dua lokasi lain yang juga masuk dalam usulan wacana pembangunan SR ialah wilayah sekitar Kelurahan Kemuningsari Lor, yang merupakan akses menuju kawasan wisata Rembangan.

Serta lahan dan bangunan gedung milik Balai Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (BP3) yang terletak di belakang Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.

Tepatnya di kawasan Stadion Notohadinegoro, Kecamatan Patrang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jember Akhmad Helmi Luqman menyatakan, pihaknya telah mengajukan proposal resmi terkait pembangunan SR kepada pemerintah pusat.

“Kami sudah mengajukan proposal untuk pembangunan SR di Jember. Ada tiga tempat yang direncanakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Helmi menambahkan, pembangunan SR itu tidak hanya difokuskan pada aspek fisik.

Namun, juga mencakup penyiapan sumber daya manusia, seperti tenaga pendidik, serta penyusunan kurikulum dan teknis pelaksanaan pendidikan.

Hal ini dilakukan agar program berjalan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Ya, harapannya bisa segera terealisasi. Tahun ini sudah bisa dilakukan pembangunan setelah dilakukan survei dari pihak Kemensos serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” imbuh Helmi.

Pemkab Jember tentu menyambut baik program yang telah dicanangkan sejak lama oleh pemerintah pusat.

Dengan pemilihan lokasi yang tepat serta sinergi antarinstansi, diharapkan SR di Jember menjadi model pendidikan masyarakat yang inspiratif dan berkelanjutan.

“Rencana pembangunan ini masih dalam tahap awal, dan Pemkab Jember akan terus melakukan koordinasi lintas sektor agar pembangunan SR bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (dhi/c2/nur)

Editor : M. Ainul Budi
#asrama haji #Jember #Sekolah Rakyat