TANGGUL, Radar Jember – Peringatan Haul Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid Tanggul ke-49 digelar dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari para jamaah.
Acara yang dipusatkan di kompleks makam Habib Sholeh di Kecamatan Tanggul ni berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu.
Ketua panitia Haul Habib Sholeh ke-49, Habib Muhdhor bin Muhammad bin Sholeh Al Hamid menyampaikan rangkaian acara dimulai sejak Sabtu (12/4) pukul 15.00.
“Kegiatan diawali dengan Khotmil Alquran, sebuah tradisi khataman Alquran secara berjamaah sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk almarhum,” ucapnya.
Setelah Khotmil Alquran, acara dilanjutkan dengan pembacaan kitab Thariqah Alawiyah dan kitab-kitab salaf lainnya. Kitab-kitab tersebut mencerminkan nilai-nilai keilmuan dan spiritual yang menjadi dasar perjuangan dakwah Habib Sholeh semasa hidupnya. Suasana berlangsung tenang dan penuh kekhusyukan.
Pada malam harinya, pukul 19.00, jamaah mengikuti pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW yang disambung dengan tausiah agama dari sejumlah habib dan ulama.
“Momen ini menjadi salah satu inti acara yang selalu dinantikan oleh masyarakat, karena menghadirkan suasana spiritual yang mendalam,” katanya.
Acara malam ditutup dengan ziarah bersama ke makam Habib Sholeh yang berada di area masjid kompleks pesantren. Jamaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia tampak antusias mengikuti prosesi ini, sembari memanjatkan doa dan mengenang jasa-jasa almarhum.
Puncak acara atau Haul Akbar dilaksanakan pada Minggu (13/4) sejak pagi hari.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan maulid nabi, diikuti tausiah dan ziarah kubur. Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid dikenal sebagai ulama karismatik yang memiliki peran besar dalam dakwah Islam di wilayah Tapal Kuda.
Karomah dan keteladanannya menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta ilmu dan pengamal thariqah.
Tak heran jika setiap tahun, peringatan haulnya selalu dipadati ribuan jamaah. Haul ke-49 ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah antar jamaah dari berbagai latar belakang.
Melalui momen ini, ajaran dan keteladanan Habib Sholeh terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda umat Islam. (dhi/nur)
Editor : M. Ainul Budi