SUMBEREJO, Radar Jember - Tidak semua pengunjung yang datang ke pantai pada pagi hari. Sebagian besar memilih datang pada waktu sore. Selain mandi, mereka juga menghabiskan liburan dengan menikmati indahnya matahari terbenam.
Libur sekolah yang merupakan hari terakhir, kemarin, benar-benar dimanfaatkan oleh banyak orang. Mereka memang sengaja datang pada sore hari untuk menghindari teriknya matahari dan menghindari ramainya pengunjung saat pagi dan siang hari.
Zulikifli, 22, pemuda asal Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, mengaku datang bersama ibunya ke Pantai Payangan, yang tanpa tiket itu. "Hari-hari terakhir enak. Tidak ramai dan jalan sepi. Tidak seperti sehari sebelumnya pas hari ketujuh Lebaran," katanya.
Dikatakan, selain tidak panas, juga tidak terlalu ramai pengunjung. Dia dan keluarganya bisa menikmati detik-detik matahari akan terbenam. "Saya masuk sekolah masih lama, karena sekolahnya kebetulan di pondok,” katanya.
Setiap liburan, baik tahun baru maupun libur lain, dia dan keluarganya selalu pergi belakangan. Menurutnya, jalanan tidak macet dan lebih nyaman. Selain itu, lebih aman. Tidak butuh waktu lama, ketika dia dan keluarganya datang, matahari mulai terbenam.
Hal serupa juga disampaikan Sri Lestari, 32, perempuan asal Kecamatan Kencong. Ia datang bersama keluarganya pada sore hari. "Saya kalau ke pantai tidak pernah pagi. Apalagi membawa anak kecil dan makanan dari rumah,” katanya.
Meski memilih hari akhir, menurutnya, lebih baik daripada berdesak-desakan. Selain itu, makanan yang dibawa juga masih khas Lebaran.” Makanan yang dibawa itu banyak karena sama-sama memasak dan bisa disantap di pinggir pantai. Makan bersama sambil foto saat matahari terbenam," katanya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, saat menjelang matahari terbenam, banyak pengunjung yang datang. Semakin sore ternyata semakin banyak pengunjung.
Sementara itu, di lokasi juga masih terlihat petugas dari Satpolair Polres Jember yang terus mengimbau kepada pengunjung yang nekat mandi. Hal itu dilakukan karena khawatir terjadi musibah seperti yang menimpa pengunjung Pantai Karanganyar, Desa Paseban, Kecamatan Kencong. Saat itu ada bapak meninggal dunia karena tenggelam saat menolong anaknya yang mandi ke tengah laut. “Banyak pengunjung kalau sudah di pantai biasanya langsung mandi,” kata anggota Satpolair Polres Jember, Bripka Adi Siswoyo. (jum/c2/nur)
Editor : M. Ainul Budi