SUMBEREJO, Radar Jember – Pantai Payangan di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, merupakan salah satu wisata alam yang banyak dikunjungi warga selama Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Bahkan wisatawan yang datang bukan hanya dari Jember. Banyak pula wisatawan dari luar kota Jember yang berkunjung.
Hal ini karena tempat wisata alam ini tanpa tiket masuk.
Wisatawan yang menggunakan kendaraan seperti roda dua, roda empat, dan bus hanya cukup membayar tarif parkir. Untuk parkir bisa bervariasi, yang penting saat berkunjung ke pantai itu tanpa membayar, alias gratis.
Meskipun Pantai Payangan sudah sering memakan korban jiwa seperti orang terseret ombak saat mandi, tapi tetap menjadi jujukan saat libur Lebaran maupun hari libur lainnya.
Pengunjung yang datang ke Pantai Payangan biasanya langsung mandi.
Rata-rata pengunjung yang datang bisa langsung mandi, meskipun petugas dan pedagang memasang imbauan tetap diabaikan.
Yang penting tujuan ke pantai itu untuk bisa mandi.
Ketua SAR Rimba Laut Sunyono menyampaikan, setiap liburan Pantai Payangan selalu ramai. Apalagi libur Hari Raya Idul Fitri.
Biasanya pengunjung mulai ramai sejak hari raya pertama hingga hari raya ketujuh.
“Kemungkinan sampai Senin akan tetap ramai,” ucapnya.
Pengunjung yang datang ke Payangan itu hanya cukup membayar uang parkir kendaraan.
Meskipun pantai Payangan sudah sering memakan korban jiwa karena terseret ombak saat mandi di laut, masih tetap saja ramai ketika liburan.
”Apalagi libur Hari Raya Idul Fitri, banyak orang Jember yang pulang dari tempat kerja atau memang pulang kampung pasti datang ke Payangan, Watu Ulo, dan Papuma,” pungkasnya. (jum/c2/nur)
Editor : M. Ainul Budi