Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PKL Masih Saja Bandel Berdagang di Atas Jembatan Gladak Kembar Kawasan Kota Jember, Sering Lewat Batas Waktu

Radar Digital • Senin, 3 Maret 2025 | 17:12 WIB

MASIH BERTAHAN: Salah satu pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kepatihan yang menempati jembatan untuk berjualan. Dirinya masih tetap berjualan meskipun jam sudah menunjukkan pukul 07.15 menit. (JUMAI)
MASIH BERTAHAN: Salah satu pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kepatihan yang menempati jembatan untuk berjualan. Dirinya masih tetap berjualan meskipun jam sudah menunjukkan pukul 07.15 menit. (JUMAI)
 

KEPATIHAN, Radar Jember – Jumlah pedagang kaki lima (PKL) pasar Kepatihan yang menempati jalan Ahmad Yani, kini jumlahnya semakin banyak. Bahkan terlihat juga pedagang untuk berjualan hingga ke traffic light di Jalan Letjen Suprapto, Kebonsari, Sumbersari.

Keberadaan PKL yang berjualan di atas jembatan atau di jalan Ahmad Yani itu sudah sering dilakukan pernertiban oleh petugas Satpol PP, Dishub maupun dan Satlantas. Sebab bila hari-hari kerja, seperti warga hendak berangkat kerja atau Ketika mengantarkan anaknya sekolah sekitar jam 06.30 kondisinya sudah mulai padat lalu lintas.

Namun masih ada saja beberapa pedagang yang membandel berjualan sampai melebihi pukul 07.00 wib. Meski tak ada petugas Satpol PP yang berjaga setiap harinya, sejumlah pedagang itu mengindahkan himbauan larangan berjualan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan. Yakni setelah pukul 06.00 wib dilarang berjualan di bahu jalan jembatan atau jalan raya.

“Pedagang yang masih berjualan di jembatan ya sangat mengganggu sekali pengguna jalan. Karena bisa saja ada kecelakaan disana,” ucap Jefry, salah seorang pengendara bermotor yang sering melintas di jalan A. Yani tiap paginya. (jum/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Jembatan #PKL