Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Cerita Dramatis Pemuda yang Terjepit Besi, Empat Santri Lolos dari Maut Usai Terseret Arus Sungai di Jember

Radar Digital • Kamis, 27 Februari 2025 | 21:55 WIB
DRAMATIS: Tangkapan video penyelamatan santri yang terseret arus, usai beraktifitas di sungai sekitar lingkungan pondok pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Jember, kemarin (25/2).
DRAMATIS: Tangkapan video penyelamatan santri yang terseret arus, usai beraktifitas di sungai sekitar lingkungan pondok pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Jember, kemarin (25/2).

PAKUSARI, Radar Jember - Empat orang santri dikabarkan terseret arus sungai, di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Jember, Selasa petang kemarin (25/2).

Insiden itu bermula saat keempat santri laki-laki ini ini beraktivitas di sekitar sungai lingkungan pondok. Saat bersamaan, volume/debit air sungai seketika tinggi usai diguyur hujan di sekitar Kecamatan Pakusari.

Para santri yang terlambat mengetahui debit air sungai yang datang secara tiba-tiba, seketika menyapu para korban ini. Beruntungnya mereka selamat.

Insiden itu dibenarkan oleh Pengasuh Yayasan Pendidikan IBU Pakusari, KH Muhammad Hafidi Kholis. "Ada empat santri yang kenak arus, tiga anak bisa tertolong. Nah satu santri ini, Mas Daniel, terjepit di besi pengaman area pesantren di sungai," katanya, kepada wartawan, kemarin.

Menurut KH. Hafidi, tiga santrinya saat itu bisa diselamatkan lebih dulu. Sementara satu santri yang masih terjepit besi, korban sempat berteriak hingga akhirnya bantuan datang.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu. Karena harus lebih dulu memotong besi dan memastikan korban tetap bisa bernafas.

"Karena terjepit, harus memotong besinya itu, jadi anaknya kita tahan, pernafasan dipastikan aman dulu, baru kita potong besi pengaman, dengan cara digarenda, dan Alhamdulillah bisa terselamatkan," jelasnya.

Saat dievakuasi, korban yang terjepit besi ini mengalami luka-luka lecet karena benturan dengan benda keras saat terhanyut.

Ulama yang juga anggota DPRD Jember ini menambahkan, hujan deras yang mengguyur kawasan Pakusari dan sekitarnya telah membuat debit air sungai meningkat tajam, belakangan ini.

Dan saat kejadian santri hanyut itu, lanjut dia, air sungai juga sempat menyapu lingkungan santri putri. "Tapi alhamdulillah seluruh santri putri bisa tertangani dan dievakuasi, sehingga tidak terjadi masalah apa-apa di pondok putri," pungkas legislator PKB ini. (mau)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #besi #terjepit