Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hilang Tiga Hari, Bocah 9 Tahun Terseret Banjir Ditemukan tak Bernyawa di Sungai Bedadung Jember

Radar Digital • Rabu, 26 Februari 2025 | 20:59 WIB

DITEMUKAN: Jenazah Bocah 9 Tahun yang sempat dikabarkan hanyut ditemukan Meninggal di aliran sungai bedadung Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. (Yulio/RJ)
DITEMUKAN: Jenazah Bocah 9 Tahun yang sempat dikabarkan hanyut ditemukan Meninggal di aliran sungai bedadung Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. (Yulio/RJ)

Hilang Tiga Hari, Bocah 9 Tahun Terseret Banjir Ditemukan tak Bernyawa di Sungai Bedagung Jember

SEMPUSARI, Radar Jember - Warga Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates gempar dengan penemuan mayat dalam kondisi mengenaskan, Rabu (26/2). Setelah diusut, diketahui jenazah tersebut merupakan bocah umur 9 tahun bernama Elisatul Hasanah yang sebelumnya dikabarkan hilang terbawa arus air saat bermain di selokan wilayah setempat, Senin (24/2/2025) kemarin.

Penemuan jenazah korban, berawal dari para pemancing yang hendak mencari spot di sekitaran sungai bedadung. Tak lama berselang zalah satu pemancing, menemukan tubuh bocah itu dan segera melaporkan ke pihak berwenang.
Danru Pencarian Basarnas Jember, Jatmika, menyampaikan, pihaknya telah melakukan proses pencarian korban selama kurang lebih tiga hari. Korban berhasil ditemukan di pesisir aliran Sungai Bedadung, tepatnya di belakang perumahan Majapahit Regency, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Jember. "Dari pencarian selama tiga hari, Alhamdulillah korban dapat ditemukan. Pertama kali diketahui oleh pemancing di lokasi kejadian. Saat itu kami bersama unsur potensi SAR, Relawan, BPBD Jember, dan Tagana Dinsos masih melakukan proses pencarian," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, regu pencarian berkoordinasi dengan anggota Polsek Kaliwates dan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember. Jatmika mengatakan, setelah tiba di lokasi penemuan, pihaknya bersama paman korban melakukan identifikasi, dan jenazah yang ditemukan ternyata adalah adik dari Elisatul Hasanah, yang hilang tiga hari sebelumnya.

Lebih lanjut, Jatmika menjelaskan bahwa lokasi penemuan jenazah cukup jauh dari tempat kejadian kecelakaan. Korban ditemukan di pesisir sungai dalam posisi terlentang, dan identifikasi dilakukan melalui ciri-ciri seperti rambut serta anting yang dikenakan korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSD dr. Soebandi untuk identifikasi lebih lanjut. Lokasi penemuan jenazah berjarak sekitar 12 km dari aliran Sungai Bedadung, tepatnya di belakang perumahan Majapahit Regency atau Transmart. Selanjutnya, proses pemulasaraan jenazah dilakukan di rumah duka.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Elisatul Hasanah, seorang bocah berusia 9 tahun asal Dusun Gumitir, Desa Arjasa, Jember, hilang setelah terbawa arus saat bermain di selokan. Setelah terbawa arus, korban akhirnya ditemukan di Sungai Bedadung, Daerah Baratan, Kecamatan Patrang, Jember. Saat kejadian, Elisatul bermain bersama dua temannya, Desi dan Zahra, yang berhasil selamat setelah berpegangan pada batang bambu, sementara Elisatul terbawa arus hingga ke sungai.(Yul)

Editor : M. Ainul Budi
#Sungai Bedadung #Jember