Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

VIRAL! Geger Soal Pengukuran PTSL, Oknum Kasun di Jember Diduga Aniaya Warga, Berikut Kronologi Lengkapnya

Radar Digital • Sabtu, 25 Januari 2025 | 00:56 WIB
DUGAAN PENGANIAYAAN: Tangkapan layar video viral dugaan penganiayaan Kasun.
DUGAAN PENGANIAYAAN: Tangkapan layar video viral dugaan penganiayaan Kasun.

SEMBORO, Radar Jember - Kecamatan Semboro lagi-lagi heboh.

Belum surut kabar dugaan bullying terhadap bocah SD, kini kembali tersiar kabar dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang perangkat desa terhadap warga.

Kabar itu terlihat dari rekaman video yang memperlihatkan seorang perempuan berjalan sempoyongan dibantu sejumlah warga lain.

Diduga, perempuan itu menjadi korban korban pemukulan oknum Kepala Dusun (kasun) di kecamatan tersebut.

"Ini pak saksi pak, ini pak istri saya dipukul, mohon pak. Bawa celurit lagi," bunyi petikan suara seorang pria, dalam video yang viral tersebut. Bahkan perekam juga menyatakan niatnya untuk melaporkan pelaku ke aparat.

Informasi yang dihimpun, kabar tak sedap itu terjadi di Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro. Kanitreskrim Polsek Semboro, Aipda Yayang, membenarkan insiden yang terjadi didalam video viral tersebut.

Yayang mengaku pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

"Betul ada kejadian itu, dan perekam memang suami dari perempuan di dalam video. Kami masih menyelidiki kejadian ini dan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi," katanya, kepada wartawan, Jum'at (23/1).

Yayang menjelaskan, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan korban.

Dugaan awal pemukulan terjadi karena salah paham saat pengukuran tanah, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Keterangan sementara, ada ucapan korban yang kurang berkenan saat pengukuran tanah PTSL. Hal ini memicu emosi oknum Kasun," urai dia.

Polisi masih terus mendalami kasus tersebut. Termasuk berencana akan meminta keterangan dari terduga pelaku.

"Ini baru kronilogis awal, karena saat ini kami masih proses. Kedepan pasti juga memeriksa terduga pelaku," imbuh dia. (mau) 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #oknum #Kasun