MUMBULSARI, Radar Jember – Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kecamatan Mumbulsari. Sebelumnya angin puting beliung terjadi di Desa Lengkong dan Desa Kawangrejo, kecamatan Mumbulsari pada bulan September 2024 lalu. Akibanya puluhan gudang pengeringan tembakau dan tiang listrik patah.
Kini kejadian yang sama angin puting beliung kembali terjadi pada Senin (20/1) malam, menyebabkan kerusakan rumah warga di Desa Tamansari. Dengan rincian kerusakan rumah rusak ada 13, rusak berat ada 6 rumah dan rusak ringan ada 7 rumah.
Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo membenarkan telah terjadi angin puting beliung di wilayahnya. Beruntung tidak sampai ada korban jiwa, tetapi ada beberapa rumah yang rusak berat tertimpa pohon yang roboh. Angin kencang disertai hujan deras mulai terjadi sekitar pukul 19.00, menerjang Dusun Gudang dan Dusun Angsana, Desa Mumbulsari, kecamatan Mumbulsari.
Seperti, di dusun Gudang RT.01/RW.04, rumah Ahmadun mengalami kerusakan berat pada atap dan sebagian bangunan. Sementara rumah Misrawi, Eko Purwanto, dan Junaidi rusak ringan di bagian atap. “Selain itu, kandang sapi milik Eko Purwanto roboh akibat tertimpa material bangunan. Meski begitu, tiga ekor sapi miliknya berhasil selamat,” kata Kapolsek.
Di Dusun Angsana RT.03/RW.19, kerusakan lebih parah. Rumah milik Idris roboh total, sedangkan rumah Wahyu dan Dullah rusak sedang. Warga berupaya menyelamatkan barang-barang mereka. “Pasca terjadinya puting beliung, pihak kami bersama anggota dan dari koramil serta dibantu warga dan pemerintahan melakukan perbaikan,” kata Subagiyo.
Sementara puting beliung yang terjadi di wilayah kecamatan Mumbulsari merusak puluhan rumah dan kandang juga menimpa warga yang mempunyai hajat pernikahan. Sehingga tempat untuk pesta pernikahan dan tenda juga roboh akibat diterjang angin puting beliung. “Beruntung saat terjadi angin itu masih malam persiapan bukan malam tepat pernikahan. Sehingga tidak sampai ada korban,” pungkasnya.(jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi