Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sumbatan Material Sampah dan Kayu Picu Banjir Luapan di Bangsalsari Jember, Begini Kondisinya

Radar Digital • Minggu, 19 Januari 2025 | 19:44 WIB
BANJIR: Luapan air sungai akibat tersumbat tumpukan material sampah dan kayu di jembatan sungai perbatasan Desa Sukorejo dan Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Sabtu (18/1).  (BARET RESCUE)
BANJIR: Luapan air sungai akibat tersumbat tumpukan material sampah dan kayu di jembatan sungai perbatasan Desa Sukorejo dan Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Sabtu (18/1). (BARET RESCUE)

BANGSALSARI, Radar Jember - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Bangsalsari dan sekitarnya, sejak Sabtu petang kemarin (18/1), mengakibatkan banjir di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Bangsalsari, Jember. Akibatnya, puluhan rumah warga terendam air hingga setinggi 10-15 centimeter.

Hasil assesment BPBD Jember beserta tim relawan di lokasi menyebutkan, banjir itu dipicu akibat penyumbatan berupa material sampah dan bambu, di salah satu jembatan di sungai perbatasan Desa Sukorejo dan Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari.

"Di tengah jembatan ada dua pilar yang mengakibatkan barongan tidak bisa lewat bawah jembatan, menyebabkan material sampah menumpuk dan barongan menyumbat saluran irigasi," kata Sukirno, relawan dari TRC Baret Rescue Jember, Minggu (19/1).

Meski tidak ada korban jiwa, luapan air sungai yang tersumbat itu sampai ke jalan dan rumah-rumah warga setempat sebanyak 8 KK, dengan ketinggian sekitar 15 centimeter.

"Kondisi terkini luapan mulai menurun secara perlahan, namun berpotensi meluap kembali apabila terjadi hujan deras karena masih ada barongan dan kayu di jembatan," imbuh Sukirno.

Ketua Baret Rescue Jember David Handoko Seto menyebutkan, hasil assesment, keberadaan jembatan di sungai tersebut memang memiliki kontruksi kuno yang memiliki pilar di tengah, sehingga menyumbat aliran air yang membawa material sampah di kala hujan.

"Ini nanti kami minta agar ada evaluasi dari pemerintah, karena setiap kali hujan, aliran sungai itu terhambat. Dan kami juga meminta pemerintah turun menggunakan alat berat membersihkan tumpukan material di jembatan untuk tindakan cepat," pintanya.

Lebih lanjut, David juga masyarakat setempat tidak membuang sampah dan material sembarangan ke sungai, terlebih dalam memasuki musim hujan saat ini.

"Kami juga imbau masyarakat untuk senantiasa waspada, hati-hati dan tidak panik dalam menangani atau antisipasi kejadian apapun, dengan menghubungi relawan atau Destana setempat, dan BPBD," pungkas legislator DPRD Jember ini. (mau/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Banjir