Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Durian Jember Belum Panen Raya, Ambil Stok Durian dari Bali

Radar Digital • Sabtu, 18 Januari 2025 | 00:36 WIB
RAJA BUAH: Pedagang durian di Desa Suger Kidul, Supriani, memajang duriannya di pinggir jalan Jember-Bondowoso.
RAJA BUAH: Pedagang durian di Desa Suger Kidul, Supriani, memajang duriannya di pinggir jalan Jember-Bondowoso.

SUGER KIDUL, Radar Jember - Melintas di perbatasan Jember-Bondowoso, khususnya di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, pengendara akan disuguhi pemandangan durian yang dijual di pinggir jalan. Hal tersebut hampir terjadi setiap waktu.

Ternyata, di balik melimpahnya buah durian yang dijajakan pedagang, nyatanya banyak di antara mereka yang mengambil stok durian bukan dari Jember. Melainkan dari Pulau Bali. Hal itu bukan tanpa alasan, karena di Jember belum masuk panen raya. Sehingga pedagang terpaksa harus mendatangkan durian dari luar untuk memenuhi kebutuhan pembeli. “Durian Jember masih belum panen raya. Hanya sebagian yang panen,” paparnya.

Seperti yang dilakukan oleh Supriyani, salah seorang penjual durian di tempat tersebut. Menurutnya, para pedagang di sana akan mencari stok ke luar daerah. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya. "Carinya banyak dari Bali. Ada juga yang dari Banyuwangi," katanya.

Berbagai jenis durian, mulai dari montong hingga lokal, dijual dengan harga yang beragam. Supriyani mematok harga per bijinya mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 300 ribu. Harga yang dipatok memang lebih mahal jika dibandingkan dengan harga saat musim panen. “Kalau sekarang harganya memang mahal, beda saat musim panen. Karena ada biaya transportasinya. Kan duriannya banyak dari Bali," ujarnya.

Di lain pihak, pengepul durian Desa Suger Kidul, Joko Suprianto, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, di Jember biasanya panen raya durian pada bulan Februari. Menurutnya, di Jember ada sebagian yang sudah panen, tapi tidak banyak. Jadi, harus mengambil dari luar. Bahkan, menurutnya, bisa jadi saat awal Ramadan masyarakat Jember masih menikmati panen raya durian. (qal/c2/dwi)

 

 

 

 

 

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #durian