Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Program Makan Bergizi Gratis Jember, Dapur Sudah Siap Anggaran Belum Ada

Radar Digital • Rabu, 15 Januari 2025 | 15:00 WIB

 

 

 

LETKOL ARM INDRA ANDRIANSYAH Dandim 0824/Jember
LETKOL ARM INDRA ANDRIANSYAH Dandim 0824/Jember

JEMBER, RADARJEMBER - Program makan bergizi gratis (MBG) belum bisa direalisasikan di Kabupaten Jember. Lantas, kapan MBG akan terlaksana? Hingga berita ini ditulis, kemarin, belum ada kepastian kapan MBG akan direalisasikan secara bertahap.

Sebelumnya, penyiapan dapur sehat untuk pemenuhan makanan belum rampung, sehingga program MBG ditunda.

Namun, pada pertengahan Januari ini program tersebut juga belum dimulai.

Selain itu, juga belum diketahui kapan program MBG akan terealisasi untuk seluruh siswa PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, sederajat di seluruh Jember.

Informasinya, seluruh bagian di dapur yang sebelumnya belum siap diklaim sudah siap.

Mulai dari dapur, personel, hingga penyuplai bahan pangan untuk menyajikan MBG bagi ribuan pelajar di Jember sudah siap.

Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah mekanisme penyaluran anggaran program MBG.

Dandim 0824/Jember Letkol Arm Indra Andriansyah menjelaskan, dalam program MBG, TNI hanya sebagai pendamping pelaksanaan program MBG.

Untuk penentuan jadwal merupakan ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Dapur sudah siap, tinggal menunggu penyaluran anggaran,” terangnya, di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (13/1).

Secara struktural, pada pelaksanaan MBG tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam pendistribusian.

Sebab, dari penyiapan bahan baku hingga tenaga memasak, pihaknya telah memberdayakan sumber daya manusia di sekitar. Mulai dari pelaku UMKM, karang taruna, hingga ibu-ibu.

Lebih lanjut, Letkol Arm Indra mengatakan, BGN juga menjalin kerja sama dengan pihak luar.

Baik instansi negara maupun swasta. Hal itu sebagai langkah antisipasi jika mengalami kekurangan atau kelebihan saat pendistribusian makanan.

“Namun, pelaksanaannya tetap berkoordinasi dengan Kodim 0824/Jember,” imbuhnya.

Seperti direncanakan, pelaksanaan MBG di Jember bakal dilakukan secara bertahap. Realisasi pertama bakal menyasar tiga ribu siswa dari jumlah siswa sebanyak 450 ribu.

Setelah selesai tiga ribu siswa, akan ada evaluasi untuk pendistribusian selanjutnya.

Untuk mengaver jumlah siswa, nantinya diperkirakan bakal ada kurang lebih 160 dapur sehat yang disediakan.

Setiap kecamatan jumlahnya bisa bervariatif. Sesuai dengan banyaknya penerima program MBG di setiap kecamatan.

Sekadar informasi, di kabupaten tetangga sudah ada yang direalisasikan untuk tahap awal, yakni di Kabupaten Bondowoso.

Namun, program MBG di Republik Kopi ini baru menyentuh 12 sekolah. Masih ada ribuan sekolah yang belum terealisasi. (qal/c2/nur)     

Editor : Radar Digital
#Jember #anggaran #Makan Bergizi Gratis