radar jember - Sebelumnya diberitakan, viral di sosial media soal rangkaian baru Kereta Api (KA) Logawa yang tersendat di Terowongan Garahan, Silo, Jember beberapa hari lalu.
Sebagai informasi KA Logawa saat ini sudah menggunakan rangkaian new generation.
Gerbong stainless steel itu sudah digunakan kereta Logawa sejak bulan September 2024 lalu.
Kini, uji coba rangkaian kereta Logawa rencananya bakal diperpanjang dari Stasiun Purwokerto-Jember PP, hingga ke Stasiun Ketapang Banyuwangi.
Namun, informasi yang beredar di sejumlah platform sosial media uji coba rangkaian itu mengalami kendala teknis.
Yakni bodi kereta stainless steel itu mengalami gangguan di terowongan garahan.
Bodi kereta yang terlalu mepet dengan dinding terowongan menjadi penyebab utama gangguan tersebut.
Kondisi terowongan yang menikung atau berbelok semakin memperumit uji coba ini.
Lantas, bagaimana bodi kereta tersebut harus di uji coba terlebih dahulu untuk masuk terowongan garahan. Ternyata memiliki fakta terkait rangkaian kereta stainless steel tersebut.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) punya dua jenis kereta Ekonomi New Generation, yaitu kereta Ekonomi New Generation versi modifikasi dan kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation.
Kedua kereta tersebut diluncurkan secara bertahap dengan beragam fasilitas terbaru.
Saat ini, kedua jenis kereta tersebut melayani penumpang untuk relasi kereta api di Pulau Jawa.
Lantas, apa beda kedua kereta ini?
Kereta Ekonomi New Generation versi modifikasi Berdasarkan unggahan PT KAI dalam akun instagram resmi @kai121_ kereta jenis Ekonomi New Generation ialah kereta versi modifikasi Balai Yasa Manggarai.
Kereta jenis ini merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi yang sudah ada sebelumnya, yang menyediakan 80 kursi tegak lurus berhadapan.
Kini, kereta Ekonomi New Generation hadir dengan modifikasi interior dan jenis kursi captain seat berkapasitas 72 penumpang.
Pada bagian eksterior, kereta ini dibuat dari mild steel, tipe boogie yang digunakan yaitu tipe K5 dengan kecepatan 100 kilometer perjam.
Kereta Ekonomi New Generation menggunakan pintu geser manual, bagian informasi perjalanan di dalam gerbong memuat informasi standar, serta punya satu stop kontak untuk mengisi daya.
Jenis sambungan antargerbong menggunakan jenis rubber, dan toiletnya dilengkapi kloset duduk, mesin pengering tangan, serta wastafel.
Disisi lain Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation juga punya keunikan tersendiri.
Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation merupakan kereta produksi PT INKA.
Kereta ini juga berkapasitas 72 penumpang, tetapi punya perbedaan dari segi fasilitas. Bagian eksterior kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation dibuat dari baja nirkarat, dan tipe boogie yang digunakan yaitu boogie K10, sehingga kecepatan maksimal kereta bisa hingga 120 kilometer per jam.
Pintu yang digunakan dalam kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation sudah diperbarui menggunakan pintu geser elektrik, dan untuk informasi perjalanan yang ditampilkan di setiap gerbong juga lebih variatif.
Sementara untuk stop kontak terdapat dua jenis, yaitu stop kontak biasa dan port USB. Sambungan yang digunakan antargerbong pada kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation yaitu sambungan corrugated below.
Pada bagian toilet, fasilitasnya masih sama dengan kereta Ekonomi New Generation, cuma jenis Ekonomi Stainless Steel New Generation terdapat fasilitas foot washer atau pembasuh kaki.