KEPATIHAN, Radar Jember – Realisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember masih dalam proses uji coba. Salah satu yang sudah dilaksanakan yaitu oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim) yang berlangsung Rabu (8/1) lalu.
MBG yang merupakan salah satu program andalan pemerintah pusat ini ditangani langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap daerah.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Hadi Mulyono mengatakan, program MBG ini akan direalisasikan dalam waktu dekat.
Terutama yang akan direalisasikan langsung oleh SPPG Jember. “Di Jember masih ada satu SPPG, yang bertempat di Markas Koramil 0824/01 Patrang,” tuturnya.
Hadi menyebut, tentunya sangat mendukung program tersebut. Apalagi melibatkan peserta didik, khususnya di bawah naungan Dispendik Jember.
Selain itu, dilaksanakannya simulasi MBG melalui Kwarda Gerakan Pramuka Jatim dengan melibatkan ribuan peserta didik di Jember pada Rabu lalu.
“Ini langkah baik yang tentunya kami sangat men-support,” ungkapnya.
Sementara ini, Dispendik Jember sedang menunggu juknis pelaksanaan MBG dari pemerintah pusat dan daerah.
Salah satunya seperti sasaran penerima program.
Untuk mendukung terealisasinya program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto itu, pihaknya menyebut, baik pemerintah provinsi maupun daerah juga mengalokasikan anggaran untuk MBG.
“Namun, kami masih belum tahu bagaimana teknisnya nanti. Apakah anggaran tersebut akan tersinkronisasikan atau terpisah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Jember Faisol Abrari mengatakan, satuan pendidikan di bawah Kemenag juga akan menjadi salah satu penerima MBG.
Pada simulasi yang dilaksanakan oleh Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, kemarin, beberapa satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag juga terlibat.
“Alhamdulillah, kemarin ada lima lembaga yang ikut uji coba MBG dari Kwarda Gerakan Pramuka,” paparnya.
Disebutnya, lima lembaga tersebut di antaranya Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jember, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 dan 2, serta Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 dan 2.
Dengan total keseluruhan 900 peserta didik yang menerima MBG pada simulasi yang dilaksanakan oleh Kwarda Gerakan Pramuka Jatim. (dhi/c2/nur)
Editor : Radar Digital