Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Program Makan Bergizi Gratis di Jember Sudah Ada Kasus Penipuan, Pelaku Sasar Pengusaha Katering Rumahan  

Radar Digital • Kamis, 9 Januari 2025 | 13:35 WIB

 

 

Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi Penipuan

 

KEPATIHAN, Radar Jember - Hadirnya program baru makan bergizi gratis (MBG), yang masih tahap uji coba, dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk beraksi.

Bahkan, di Kabupaten Jember sudah ada dua orang yang menjadi sasaran penipuan.

Sala satu korban, uang di rekeningnya raib. Sementara, satu orang lagi tak sampai tertipu.

Kasus 378 ini berkedok menawarkan kerja sama pengadaan makanan untuk program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Pelaku menyasar pengusaha katering rumahan.

Modusnya, pelaku menelepon korban dan berpura-pura dari Badan Gizi Nasional (BGN) atau dari lembaga lain.

Kemudian, korban ditawari kerja sama pengadaan makanan program MBG dan pelaku meminta transfer uang terlebih dahulu. Selain itu, ada pelaku yang meminta nomor rekening dan menguras uang di dalamnya.

Salah satu korban penipuan adalah pengusaha katering di Kecamatan Kaliwates.

Pelaku tak meminta transfer, tapi hanya meminta nomor rekening dengan alasan akan memberikan modal katering. Siapa sangka, begitu nomor rekening diberikan, uang di dalam rekening itu raib.

“Ketika nomor rekening sudah saya kasihkan, uang di rekening saya hilang semua. Jumlahnya Rp 800 ribu,” kata KM, suami korban, asal Kecamatan Kaliwates.

Selain korban penipuan, di Kecamatan Ambulu juga ada warga yang menjadi sasaran penipuan. Dia adalah Dewi Fadillah.

Saat itu, Dewi mengaku hampir tertipu dengan program MBG. Dia ditelepon oleh oknum dengan mengatasnamakan dari BGN.

“Awalnya, saya percaya dan senang, Mas, karena diajak kerja sama. Untuk ikut kerja sama saya diminta transfer Rp 2,5 juta. Saat mau transfer uang. Saya bilang ke suami, dan ditegur kalau itu penipuan,” jelasnya.

Menanggapi kasus penipuan tersebut, Dandim 0824/Jember Letkol Arm Indra Andriansyah menegaskan, BGN telah bekerja sama dengan TNI AD. Di Jember, pelaksana program MBG adalah Kodim 0824/Jember. “Bagi siapa pun yang diajak kerja sama terkait operasional MBG, jangan langsung percaya. Apalagi diminta uang dulu. Langsung konfirmasikan ke Kodim saja agar tidak jadi korban,” jelasnya.

Sementara, bagi orang yang sudah menjadi korban, selayaknya melaporkan kasus itu kepada polisi agar pelakunya ditangkap.

Sementara itu, BGN telah mengatur terkait tenaga yang dipekerjakan di setiap dapur sehat untuk program MBG. Melali kemitraan dengan berbagai organisasi. Mulai dari penyediaan ahli gizi, akuntan, tenaga pengemas, hingga tenaga cuci. “Setiap pekerja yang ada di dapur sehat ada organisasinya,” pungkasnya. (qal/c2/nur)

Penipuan Program MBG:

  1. Program MBG belum berjalan di Jember.
  2. Program ini dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menipu.
  3. Pelaku penipuan ada yang mengatasnamakan BGN atau lembaga negara lain.
  4. Pelaku menelepon korban dan menawarkan kerja sama pengadaan makanan untuk MBG.
  5. Pelaku minta transfer, dan ada yang minta nomor rekening.
  6. Kasus penipuan banyak menyasar pelaku usaha katering rumahan.
  7. Laporkan kasus penipuannya kepada polisi, dan apabila ada kasus ini, bisa lapor ke Kodim 0824/Jember untuk mengonfirmasi kebenarannya.

SUMBER: Diolah dari berbagai sumber.

Editor : Radar Digital
#Jember #Makan Bergizi Gratis