Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kerap Muncul, Buaya Liar Ditemukan Mati di Sungai Bondoyudo Kencong Jember, Diduga Ada Lagi?

Radar Digital • Jumat, 3 Januari 2025 | 15:10 WIB

 

DIEVAKUASI: Penemuan buaya di Sungai Bondoyudo, Kecamatan Kencong, Selasa (31/12/2024).
DIEVAKUASI: Penemuan buaya di Sungai Bondoyudo, Kecamatan Kencong, Selasa (31/12/2024).

KENCONG, Radar Jember - Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai besar di Jember sepertinya harus lebih berhati-hati. Sebab, ada buaya liar yang kerap menampakkan diri. Seperti penampakan seekor buaya di Sungai Bondoyudo, Kecamatan Kencong, Selasa (31/12/2024).

Buaya muara itu berukuran panjang sekitar 1,5 meter dengan bobot sekitar 10 kilogram. Buaya itu ditemukan pemancing di sekitar sungai tersebut. Saat ditemukan, predator air tawar ini sudah dalam kondisi mati.

Anggota Relawan Barat Daya, Vicky Septian, mengatakan, buaya muara itu diduga mati setelah kalah bertarung dengan sesama buaya lainnya di sungai tersebut. Sebab, saat ditemukan, banyak luka gigitan di seluruh tubuhnya. “Bangkai buaya muara itu diduga mati sekitar 2–3 hari yang lalu,” katanya.

Setelah penemuan itu, para relawan yang terdiri atas Kokam Jember, MDMC Jember, Barat Daya, dan Koramil Kencong, seketika mengubur buaya malang tersebut di sekitar sungai. Buaya muara di Sungai Bondoyudo ini bukan kali pertama ditemukan. Melainkan sudah sering.

Menurut Vicky, aliran Sungai Bondoyudo menjadi wilayah teritorial dari buaya muara. Kemunculannya bahkan sering kali meresahkan warga. “Sejak beberapa bulan lalu sering muncul. Biasanya diketahui pemancing. Kemungkinan masih ada sekitar tiga ekor buaya lagi,” bebernya.

Ia mengharapkan masyarakat di sekitar aliran sungai tetap waspada terhadap ancaman buaya tersebut. “Untuk warga sekitar harap waspada. Khususnya pemancing ataupun yang beraktivitas di pinggir sungai. Masih ada buaya yang aktif dan liar,” imbuh dia.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur mencatat, kemunculan buaya muara di Sungai Bondoyudo juga sempat terjadi pada Mei 2024 lalu. Buaya berukuran sekitar 1 meter dengan bobot sekitar 30 kilogram di tepi aliran Sungai Bondoyudo, Desa Kraton, Kencong.

Bahkan tiga tahun lalu, satwa liar ini juga pernah ditemukan warga sebanyak empat kali dengan berbagai ukuran. Ada yang panjang sekitar 2.5 meter dan ada yang masih anakan. Ketika dilakukan pemantauan dan penyisiran di lokasi, tidak ditemukan adanya satwa tersebut. Hingga kini, belum diketahui pasti jumlah buaya muara yang ada di sepanjang aliran sungai tersebut. (mau/c2/nur)

 

Editor : Radar Digital
#Jember #buaya