Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tiada Playground di Jantung Jember, Ornamen Alun-Alun Jadi Perosotan

Radar Digital • Jumat, 3 Januari 2025 | 14:25 WIB

 

Photo
Photo
 

JEMBER LOR, Radar Jember - Alun-Alun Jember Nusantara berhasil menuai decak kagum sejak dibuka pada pertengahan Desember 2024 lalu. Setiap hari, banyak orang berdatangan untuk sekadar menikmati wajah baru jantung kota Jember tersebut.

Meski megah dan indah, namun alun-alun yang baru ini ada yang dikeluhkan warga.

Yaitu, keluhan mengenai tidak adanya arena bermain untuk anak-anak atau playground.

Hal ini pun membuat anak bermain seadanya di arena lapangan dan taman kebanggaan Jember tersebut.

Sebelum direnovasi, alun-alun memiliki banyak fasilitas permainan anak. Mulai dari ayunan, jungkat-jungkit, perosotan, hingga berbagai bentuk patung hewan.

Namun, kini setelah renovasi, tampilan alun-alun modern dinilai tidak ramah anak.

Keluhan pun datang dari sejumlah emak-emak. Hal itu karena di alun-alun sudah tak ada lagi fasilitas bermain.

Salah satunya seperti disampaikan Faruk Ahmadi, warga Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

Menurutnya, ada sejumlah keluarga yang membawa anak-anak ke alun-alun. Namun, tidak memiliki banyak opsi permainan bagi sang buah hati.

“Banyak anak-anak yang naik ornamen arsitektur. Bentuknya yang melengkung dijadikan perosotan. Sementara, anak-anak lain ada yang memilih lari-larian,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Rahman Anda menyampaikan, desain awal Alun-Alun Jember Nusantara memang lebih diutamakan untuk menjadi tempat diselenggarakannya berbagai event.

Selain itu, menurutnya, alun-alun juga didesain sebagai tempat bersantai yang modern, sehingga keberadaan playground bukanlah menjadi hal yang mendesak.

“Desain awal memang tidak ada playground. Lagi pula, ada banyak playground yang bisa dengan mudah ditemukan di taman kota,” terangnya.

Namun, Anda menerangkan, tidak tertutup kemungkinan playground akan dibangun di alun-alun pada masa mendatang. Pihaknya pun sudah menyiapkan lokasi khusus sebagai tempat dibangunnya playground apabila benar-benar dibutuhkan. “Jadi, apabila nantinya memang dibutuhkan untuk itu (playground, Red) areanya sudah ada yang kami persiapkan,” sebutnya.

Mengenai adanya anak-anak yang menaiki ornamen untuk dijadikan perosotan, Anda mengimbau agar orang tua tidak membiarkan hal tersebut. Selain bukan pada tempatnya, hal itu juga bisa berbahaya bagi sang buah hati. (yul/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Alun Alun Jember