radar jember - Mahasiswa Unej yang meninggal usai loncat dari lantai 8 hari senin 23 Desember 2024 kemarin, menyisakan cerita.
Diketahui DRY adalah seorang mahasiswa Sosiologi yang mulai menempuh kuliah tahun 2023.
Melalui rekan korban yang berinisial SDN, yang pernah menempuh satu mata kuliah umum (MKU) dengan korban menjelaskan bahwa korban memang memiliki sifat pendiam dan tidak mudah bergaul dengan orang lain.
“Kebetulan saya dengan dia 1 kelompok matakuliah (mku), memang awal perkenalan saya pikir memang introvert dan tertutup harus di ajak mengobrol dulu," bebernya.
"Namun karena kami pikir memang biasanya ketika awal bertemu seperti itu cukup terlihat mungkin malu-malu, namun dengan beriringan tugas-tugas memang harus di tag atau di mention," ungkap dia.
"Karena sering satu kelompok tugas jadi di tugas akhir kami berkunjung ke tempat-tempat ibadah dan di sana dia tidak menunjukkan sisi introvertnya” ujar SDN.
SDN merupakan teman satu mata kuliah yang berteman dekat dengan korban.
Hubungan emosional mereka sempat terbentuk melalui kerja kelompok bersama, hingga SDN sedikit mengetahui latar belakang sifat korban.
SDN juga menjelaskan saat bersama korban memiliki sifat yang pendiam dan susah bergaul.
Sesaat sebelum kejadian, korban juga membuat status dengan kata-kata “Selamat Tinggal” di akun whatsappnya.
“Dalam kurun waktu satu bulan, DRY sering membuat status sedih dalam akun whatsappnya dan juga terkesan menyindir seseorang (terkait perasaan, dia tidak di hargai pendapatnya). Sebelum kejadian, dia membuat status kata-kata berisikan “Selamat Tinggal”,” tambah SDN.
Setelah membuat status tersebut, korban langsung mengakhiri hidupnya.