Radar Jember – Danang Rizky Yopi Nurcahya seorang mahasiswa Sosiologi FISIP Unej mengakhiri hidupnya pada (23/11). Diduga bahwa alasan dari tindakan Danang adalah karena masalah pribadi.
Menurut sang ayah, anaknya sempat berkuliah di Universitas Islam di Malang sebelum akhirnya berkuliah di Universitas Jember.
Karena tidak kuat, Danang tidak begitu lama menjalankan perkuliahan di kampus islam tersebut.
Sampai pada akhirnya Danang memutuskan berkuliah di sosiologi FISIP Universitas Jember. Pernyataan ini disampaikan pada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fendi Setyawan.
"Saya ngobrol dengan ayahnya. Mas Danang ini pernah kuliah di sebuah universitas Islam di Malang, tapi tidak kuat sehingga memilih pindah ke Unej ini," ungkap Fendi.
Berdasarkan informasi yang didapat dari ayah korban, Fendi mengatakan bahwa Danang Rizky Yopi Nurcahya sudah tiga kali pindah-pindah perguruan tinggi. Menurutnya, Danang memang memiliki riwayat psikologis. Akan tetapi, pihak Unej tidak mengetahui sejauh mana tekanan psikologis yang dialaminya.
Secara akademik Danang diketahui dapat mengikuti perkuliahan dengan cukup baik. Selama 3 semester menjalani perkuliahan di Universitas Jember, Danang mendapat riwayat akademik yang baik.
"IP terakhir adalah 3,3. Cukup cerdas. Artinya dia cukup bisa mengikuti proses perkuliahan dengan baik," ujar Fendi.
Atas peristiwa ini, keluarga Danang telah menerima kepergiannya, serta menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.
"Pihak keluarga korban telah menyatakan menerima kematian ini sebagai musibah. Surat pernyataan tersebut sudah diterima, namun visum lengkap dari pihak rumah sakit belum kami terima. Saat ini kami menunggu laporan dari RS dr. Soebandi," ungkap Kapolsek Sumbersari, Kompol Sugeng Piyanto.
Pihak kampus juga memberikan fasilitas kepada keluarga Danang untuk membawa jenazah ke rumah duka Tulungagung.
"Jenazah sudah diberangkatkan ke Tulungagung. Keluarga yang datang langsung untuk mengambil jenazah," tambah Sugeng.
Editor : Radar Digital