SIDODADI, Radar Jember – Dampak hujan deras yang terjadi sejak Kamis (12/12) hingga Sabtu (14/12) bukan hanya mengakibatkan jalan protokol terendam banjir. Namun, puluhan hektare sawah yang ada di Dusun Blater dan Dusun Krajan, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, juga tergenang. Tanaman jagung dan tanaman lainnya ikut tergenang. Paling banyak tanaman yang terendam air hujan yakni tanaman jagung.
Terlebih tanaman jagung yang belum waktunya dipanen oleh pemiliknya terpaksa harus dipanen paksa. Sebab, bila terlalu lama dibiarkan, pohonnya akan membusuk. Sehingga pemiliknya memanen jagungnya. Sementara, pohon jagungnya yang masih muda juga bisa dijual untuk pakan ternak.
“Pemiliknya terpaksa memanen paksa meskipun belum waktunya mulai dipanen. Kalau dilihat jagung yang dipanen paksa itu masih kurang seminggu lagi. Karena khawatir pohonnya membusuk, petani terpaksa memanen. Karena kalau pohonnya sudah membusuk, hasil buah jagungnya juga tidak maksimal,” kata Harjito, warga setempat.
“Yang paling banyak tanaman jagung terendam air hujan itu di utara jalan. Karena memang lokasi lebih rendah dan memang menjadi langganan genangan air kalau sudah musim hujan. Karena dipanen paksa, hasilnya juga tidak maksimal. Karena umur untuk dipanen masih kurang. Tetapi, daripada rusak akibat pohonnya tergenang air, pemiliknya terpaksa memanen jagung,” katanya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, terlihat hektaran tanaman jagung yang terendam air hujan. Selain itu, tanaman cabai dan sayuran lainnya juga terendam. (jum/c2/bud)
Editor : Radar Digital