Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siap Jelajahi Wisata Batu Jubang? Nikmati Pemandangan Jember dari Ketinggian dan Fasilitas Seru!

Radar Digital • Jumat, 15 November 2024 | 13:05 WIB
Foto: Wisata Batu Jubang, Bukit Mandigu, Desa Lapeji, Kecamatan Mumbulsari (Sumber: Radar Jember)
Foto: Wisata Batu Jubang, Bukit Mandigu, Desa Lapeji, Kecamatan Mumbulsari (Sumber: Radar Jember)

RADAR JEMBER – Wisata Batu Jubang menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang sedang berada di Jember. Terletak di Bukit Mandigu, Desa Lapeji, Kecamatan Mumbulsari, destinasi ini menawarkan pemandangan indah Kota Jember dari ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Di kawasan Bukit Mandigu, ada dua titik wisata utama: Taman Batu Jubang dan Puncak Batu Jubang.

Untuk menikmati keindahan di Taman Batu Jubang, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp 5.000. Dari sana, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Puncak Batu Jubang, yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 hingga 30 menit dengan kendaraan bermotor dari pusat Kota Jember.

Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, ada beberapa pilihan transportasi. Pengunjung bisa berjalan kaki, menggunakan motor pribadi, atau memanfaatkan jasa ojek motor yang disediakan pengelola. Untuk hanya Rp 10.000, Anda akan diantar ke puncak, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Perjalanan menuju puncak memang cukup menantang, dengan jalan yang menanjak dan penuh tikungan, serta pemandangan jurang di kanan-kiri jalan. Namun, Anda tak perlu khawatir karena pengendara ojek motor yang siap mengantar sudah sangat berpengalaman menghadapinya.

Menurut Ruchman Supriyatna, Kepala Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perum Perhutani Jember, Batu Jubang merupakan salah satu objek wisata baru di wilayahnya yang kini sedang dikembangkan. Meskipun sudah ada 20 lokasi wisata di KPH Jember, baru 6 di antaranya yang beroperasi.

Batu Jubang, yang sebelumnya belum maksimal dikembangkan, kini mulai mendapatkan perhatian lebih. Supriyatna juga menambahkan bahwa pengembangan wisata ini melibatkan kerja sama dengan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) dan investor.

Dengan panorama alam yang menakjubkan, Batu Jubang dianggap sangat layak untuk dikembangkan. Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati pemandangan Jember yang luar biasa. Di tempat ini, Anda juga diperkenankan untuk berkemah karena sudah tersedia area camping ground yang terpisah untuk pria dan wanita.

Fasilitas di puncak juga cukup lengkap, termasuk jalan cor semen, tempat parkir motor, kamar mandi, Wi-Fi, mushola, dan tempat-tempat foto. Puncak Batu Jubang juga digunakan sebagai titik take off paralayang, yang sebelumnya pernah digunakan untuk latihan dan lomba paralayang.

Selain pengembangan di Puncak Batu Jubang, kawasan Taman Batu Jubang juga terus dikembangkan.

Di area ini yang terletak sekitar 1,5 km dari puncak, pengelola sedang membangun berbagai fasilitas baru, seperti kolam renang, kolam pancing, arena berkuda, dan area petik buah pepaya serta buah-buahan lainnya dalam konsep agroforestry. Untuk sementara, akses ke Taman Batu Jubang masih gratis, sementara pengunjung yang menuju puncak akan dikenakan biaya.

Melalui pengembangan ini, Ruchman berharap Batu Jubang bisa semakin dikenal dan menjadi tujuan wisata utama bagi para pelancong yang ingin menikmati keindahan alam Jember dari ketinggian.

Dengan lebih dari 5 hektar lahan yang dikelola, dia optimis Batu Jubang bisa menjadi salah satu daya tarik wisata utama Kabupaten Jember, bersama dengan berbagai destinasi wisata lainnya.

Editor : Radar Digital
#Jember #wisata jember