KEBONSARI, Radar Jember – Kabinet merah putih yang disusun presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka telah disampaikan pada 20 Oktober lalu.
Menariknya, ada seorang tokoh yang tak asing dalam kabinet merah putih, yakni Anto Mukti Putranto atau lebih dikenal sebagai AM Putranto.
Letjen TNI (Purn) AM Putranto adalah seorang alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jember.
AM Putranto pernah menjadi murid SMAN 1 Jember pada tahun 1980 dan lulus pada tahun 1983.
Orang yang sekarang masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih tersebut merupakan warga kelahiran Jember.
AM Putranto lahir di Jember 26 Februari 1964 silam.
Dulu saat ia (AM Putranto, Red) bersekolah pernah diajar oleh seorang guru Bimbingan Konseling bernama Sujai.
AM Putranto sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Kabinet Merah Putih.
Sujai, mantan guru Bimbingan Konseling di SMAN 1 Jember itu pernah mengajar tokoh tersebut saat masih duduk di bangku sekolah.
Diketahui, AM Putranto dulu mengambil jurusan Ilmu Pengetahan Alam (IPA) saat masih bersekolah. Sosok AM Putranto memiliki sifat pendiam dan ia juga menyukai kegiatan luar ruangan.
“Dulu, dia (Putranto, Red) adalah siswa yang suka sama alam. Dia ikut Sispena (Siswa Pecinta Alam) pada saat bersekolah. Saya dulu dipercaya untuk membina ekstrakulikuler, seperti pecinta alam. Waktu itu, dia pernah ikut mendaki Gunung Mahameru bersama saya,” ungkap Sujai.
Semasa sekolah, AM Putranto memiliki sifat pendiam, namun dalam sifat pendiamnya dia memiliki kepintaran yang mumpuni.
Setelah lulus SMA, dia mulai meniti karir dengan masuk di AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Prestasinya di AKABRI sangat patut diapresiasi.
Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan Latihan TNI AD Tahun 2018 hingga 2022.
“Dulu, saat bersekolah Putranto ini cenderung mempunyai sifat yang pendiam. Tapi sama teman-temannya disegani, dia juga punya teman akrab namanya Tri Mulyani, guru juga,” tambahnya.
Sujai turut bangga atas keberhasilan yang dicapai oleh AM Putranto. Sebagai guru yang pernah mendidik semasa SMA, dia mendapatkan kebanggaan tersendiri bagi dirinya.
“Memang, dia dulu setelah lulus memiliki cita-cita masuk ke AKABRI. Setelah lulus dia langsung mendaftar, dan karirnya melambung saat bergabung dengan TNI,” pungkasnya Sujai.
Wartawan : Vingky Setiawan
Redaktur : M. Ainul Budi
Editor : Radar Digital