Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kenalan Dengan Perempuan Anggun Humas Rumah Sakit di Jember Ini, Selalu Posisikan Pasien Nomor Satu

Radar Digital • Senin, 28 Oktober 2024 | 02:43 WIB
Photo
Photo

 

BEKERJA di pelayanan kesehatan masyarakat, sikap humanisme dan selalu sabar harus disematkan dalam hati. Hal itu juga berlaku bagi orang yang bertugas di bidang hubungan masyarakat atau humas. Inilah bidang pekerjaan yang kini ditekuni oleh Maya Sindhi Putri.

Selama hampir dua tahun bertugas sebagai seorang humas di RS Perkebunan Jember Klinik, berbagai tantangan, ujian, serta harapan bercampur aduk menjadi satu. Mulai dari menyusun strategi branding, memaksimalkan media sosial perusahaan, hingga menghadapi sebuah permasalahan yang kompleks dan berpotensi menimbulkan risiko reputasi bagi perusahaan.

Meski tidak memiliki background pendidikan sebagai humas, Sindhi harus pandai-pandai memutar otak agar mampu mengemban tugasnya sebagai humas. Agar mampu membangun citra RS Perkebunan Jember Klinik unggul di mata masyarakat.

Tak sedikit cerita muncul di setiap tugas Sindhi saat berprofesi sebagai humas. Wanita berusia 36 tahun itu mengungkapkan bahwa tugasnya mulai dari bertanggung jawab atas pelayanan seluruh pasien, karyawan, hingga penyampaian masalah internal kepada pemimpin rumah sakit.

"Humas itu ujung tombak perusahaan. Selain harus tahu tentang hak pasien dan landasan hukum pasien, kami juga mengatasi berbagai masalah internal dan legalitas rumah sakit," jelasnya di Kantor Jawa Pos Radar Jember.

Dia menjelaskan, pasien yang datang ke rumah sakit membutuhkan perhatian, pelayanan, dan respons cepat.

Ketika petugas humas rumah sakit tidak menanggapinya dengan pendekatan yang sesuai, tentu memunculkan konflik yang tidak diinginkan. Artinya, segala aduan atau komplain dari pasien harus dihadapi dengan sabar. Selalu memposisikan pasien nomor satu. Baik benar maupun salah.

Tidak hanya penghubung antara masyarakat dengan rumah sakit, humas juga bertanggung jawab terhadap pemasaran. "Di rumah sakit pengguna jasanya adalah pasien yang ingin melakukan pengobatan," imbuhnya.

Sindhi mengungkapkan, berbagai kompetensi diperlukan sebagai seorang humas. Pertama adalah public speaking. Bak corong informasi terhadap masyarakat, humas diharuskan piawai dalam mengomunikasikan berbagai hal.

Sesuai dengan fungsinya yang memberikan penerangan kepada masyarakat, perlu pemeliharaan hubungan dengan publik melalui kompetensi public speaking yang baik. "Lalu, kedua, yang tak kalah penting ada negosiasi," pungkasnya. (qal/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #Jember Klinik