Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BIKIN GEGER! Mahasiswi di Jember Ini Ditemukan Meninggal bersama Bayi, Cek Kronologi Lengkapnya

Radar Digital • Senin, 21 Oktober 2024 | 18:32 WIB
ILUSTRASI: Lokasi kejadian diberi garis polisi (Pixabay)
ILUSTRASI: Lokasi kejadian diberi garis polisi (Pixabay)

SUMBERSARI, Radar Jember - Seorang mahasiswi di salah satu kampus di Jember ditemukan meninggal dunia bersama bayinya di kamar kosnya di Jalan Sumatera Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Sabtu (19/10). Korban berinisial JA, 24, ditemukan dalam keadaan setengah telanjang dengan ceceran darah. Diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Harry Sasono menyampaikan, penemuan mayat itu bermula dari kurir paket yang hendak mengantarkan paket dan menggedor pintu kamar korban namun tak ada jawaban.

Karena tak ada respons, kurir tersebut merasa janggal dan memberitahui penghuni kost yang lain. "Namun tidak ada sehingga sehingga ditinggal mengantar paket lainnya," jelasnya.

Penghuni kost melaporkan adanya pengantar paket untuk korban yang tak mendapatkan respons ke bapak kost pada pukul 11.30. Namun, tetap sama, pentu diketuk dan tak ada jawaban dari dalam.

"Saat diketuk pak kost dan ketua RT datang untuk melihat dan diketahui ada korban terlentang tidak bergerak selanjutnya pak RT menelpon pak RW," paparnya saat dikonfirmasi, kemarin (21/10).

Atas penemuan itu, para saksi melaporkan ke Polsek Sumbersari. Selanjutnya bersama Tim Inafis Polres Jember menuju tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat olah TKP kami temukan beberapa barang bukti seperti seprei penuh darah, ari-ari terbungkus seprei, HP milik korban, obat-obatan penggugur kandungan di dalam dompet, KTP dan SIM atas nama korban, dan pakaian korban," sebut Harry.

Diketahui, JA merupakan warga Situbondo yang sedang kuliah di Jember. Setelah mendapatkan informasi JA meninggal, sekira pukul 22.00, keluarga korban tiba di Jember.

Harry mengungkapkan, sebelumnya pada pukul 10.00 korban sempat menghubungi orang tuanya. "Cuma setelah itu lost contact tidak bisa dihubungi," bebernya.

Sementara itu, salah satu anak pemilik kost muslimah tempat korban ditemukan enggan memberikan komentar mengenai kekadian tersebut. Sementara bapak yang merupakan pemilik kos tersebut dikatakan sedang bekerja.

"Polisi berpesan agar tidak memberikan statement apapun karena katanya ada tim (polisi) khusus untuk pers," ujarnya saat ditemui di rumah kost lantai dua tersebut. (sil/bud) 

Editor : Radar Digital
#Jember #UNEJ