radar jember - Tegal Boto Memanggil (TM) 3, secara resmi dibuka Selasa (15/10). Dalam hari pertama tersebut dilaksanakan coaching clinic journalistic (CCJ) dan coaching clinic career (CCC). Semua pembicaranya adalah alumni Universitas Jember (Unej). Mereka kembali untuk memberikan kontribusi pada almamaternya.
CCJ dipandu langsung oleh Marsudi Nurwahid, Direktur Jawa Pos. Menghadirkan empat pembicara dengan latar belakang berbeda.
Diantaranya Agung Sedayu, Jurnalis Senior Majalah Tempo. Khudori, Kolumnis. Hadi Winarto, Jurnalis Senior Dokumenter Metro TV. Serta Bambang Asrini Widjanarko, Kurator Seni & Kritikus.
Sementara CCC dipandu oleh Aditya Wardono. Dengan empat pembicara yang merupakan alumni Unej, diantaranya Akmad Munir, Direktur Utama LKBN ANTARA. M Nur Purnamasidi, Anggota DPR RI Komisi X. Dian Ediono, VP International Region Group Head PT Garuda Indonesia Tbk.
Edi Masrianto, Direktur Keuangan, Treasury & Global Service Bank Jatim. Serta Novitha Herawati, Exportir Media Tanam dan Sayuran.
Koordinator TM3 Ir Wahyu Samio Widodo menyampaikan, banyaknya alumni yang sukses dalam bidang jurnalistik, menjadi salah satu alasan dilaksanakannya CCJ. Selain bertujuan bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait penulisan.
“Sangan jarang mahasiswa yang paham tentang penulisan. Menulisnya ya karya ilmiah, bukan berita,” katanya.
Dalam acara itu, mahasiswa dan peserta yang hadir diberikan bekal untuk mengenal dan mendalami dunia jurnalistik. Mulai dari cara melakukan liputan investigasi, menulis kolom ilmiah populer, cara melakukan jurnalisme dokumenter, hingga penulisan essay seni dan kritik.
Pria yang akrab disapa Wahyu itu juga menyebut, CCC merupakan upaya membuka peluang, bagi mahasiswa yang ingin melamar kerja.
Sebelumnya sejumlah alumni yang tengah menduduki jabatan strategis, membuka peluang bagi mahasiswa atau alumni Unej untuk dapat masuk ke instansi tersebut.
“Tetap harus mengikuti prosedur, tapi akan coba kami bantu,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan, Tegal Boto memanggil akan terus dilaksanakan, untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkarya sesuai dengan kemampuannya. Acara serupa akan dilakukan setiap dua hingga tahun sekali, menyesuaikan dengan agenda Unej lainnya. “TM3 merupakan salah satu bentuk spirit bersama untuk memberikan kontribusi untuk Unej,” pungkasnya.
Editor : Radar Digital