SUMBERSARI, Radar Jember - Untuk kali ketiga, Tegalboto Memanggil (TM) kembali digelar oleh Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) dalam rangka Dies Natalis ke-60 Unej. Ada sejumlah agenda besar yang akan digeber pada 15 hingga 17 Oktober mendatang. Dengan tema Kesejahteraan Keadilan Menuju Indonesia Emas 2045.
Koordinator TM 3 Kauje Sholeh Masyhoedi menjelaskan, tema tersebut sebagai wujud refleksi alumni sebagai individu intelektual yang berperan dalam keberlangsungan tatanan masyarakat, kesejahteraan sesama alumni, almamater, dan masyarakat luas. “Tegalboto Memanggil ini adalah spirit alumni untuk terpanggil dan berkontribusi kepada almamater, sesama alumni, dan masyarakat luas,” paparnya saat diwawancara, kemarin (10/10).
Kontribusi dan kolaborasi adalah moto yang dimiliki Kauje. TM 3, sebutnya, akan diwarnai dengan berbagai kegiatan. Lomba pembuatan video 15 September-10 Oktober, coaching clinic journalistic (CCJ) dan coaching clinic carrier (CCC) 15 Oktober, seminar dan workshop fortifikasi dan seminar entrepreneurship coaching clinic (ECC) 16 Oktober, pemecahan rekor MURI sarapan bergizi, edutalk, dan lomba mewarnai 17 Oktober.
Sholeh mengatakan, CCJ bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan dasar dan soft skill tentang jurnalisme bagi mahasiswa Unej. Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid akan menjadi moderatornya. Serta sejumlah jurnalis senior dari berbagai media nasional hingga kurator seni yang akan menjadi pemateri. CCC akan dipandu dan diisi sejumlah alumnus Unej serta praktisi.
Di waktu bersamaan, dua agenda berbeda digelar. Pada 16 Oktober bertempat di Unej Kampus Bondowoso digelar workshop sertifikasi halal, pelatihan foto produk, digital marketing, serta proses NIB. Dengan menghadirkan tim halal Unej hingga Dinas Koperasi dan UMKM Jatim. Sementara, di Auditorium Unej digeber seminar kebijakan dan hilirisasi beras fortifikasi, yang akan menghadirkan Head of Nutrition at FWP Indonesia Joris Van Hees, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin, Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas Yusra Egayanti.
Lebih lanjut, Sholeh menyampaikan, agenda pamungkas TM 3 ialah sarapan bergizi (sarazi) dengan beras fortifikasi seribu siswa yang akan memecahkan rekor MURI dan lomba mewarnai. Ini akan dihadiri langsung oleh pihak Bapanas dan Badan Gizi Nasional. Sebanyak 700 siswa SD akan melakukan sarazi di Auditorium Unej dan 400 lainnya di sekolahnya masing-masing. “Sekolah yang menjadi sasaran adalah di sekitaran kami dan kami kerja sama dengan Dispendik Jember,” terangnya. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital