Batik Jember Perlu Perhatian
KEPATIHAN, Radar Jember - Sebagai kabupaten yang terkenal dengan hasil tembakaunya, Jember juga mengembangkan batik bermotif daun emas sebagai salah satu identitas khasnya. Meski demikian, batik Jember dianggap kurang terkenal jika dibandingkan dengan batik dari daerah lain di Jawa Timur, seperti batik Tuban atau batik Magetan.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Bambang Rudianto, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mempromosikan batik khas Jember secara nasional bahkan internasional. Salah satu contohnya adalah Batik Silabango dari Kecamatan Arjasa, yang telah menarik perhatian saat dipamerkan di ajang bergengsi di Eropa. "Batik ini bahkan pernah ditampilkan di Milan Fashion Week," jelasnya.
Rudi juga menjelaskan bahwa batik Jember memiliki keunikan tersendiri, dengan motif-motif yang terinspirasi dari komoditas khas Jember seperti tembakau, kopi, dan bunga mawar. "Beberapa daerah bahkan memiliki motif sayur-mayur seperti sawi, edamame, dan lainnya," tambahnya.
Pada hari yang bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Rudi juga menyebutkan beberapa daerah di Jember yang menjadi pusat produksi batik unggulan, seperti Ambulu, Silo, Sukowono, Rambipuji, serta beberapa kawasan di sekitar kota. "Ada Batik Sembur dan Batik Silabango yang berasal dari Arjasa," ungkapnya.
Sementara itu, pengrajin batik dari Kecamatan Ambulu, Lestari Kusumawati, mengungkapkan tantangan yang dihadapi para pengrajin batik saat ini. Menurutnya, para pengrajin harus mampu menarik minat kaum muda agar industri batik tetap bertahan. "Bagaimana caranya para pengrajin bisa membaca arah tren busana masa kini," ujarnya.
Lestari juga berharap agar masyarakat Jember semakin mencintai batik dan lebih sering mengenakannya tanpa harus menunggu acara atau hari spesial. Ia menambahkan bahwa pemerintah juga perlu menyusun kebijakan yang mendukung UMKM pembuat batik di Jember. "Dengan begitu, lebih banyak pengrajin yang bisa merasakan manfaat positif dari kebijakan pemerintah," pungkasnya. (yul/bud)
Editor : Radar Digital