radar jember – Sebuah kebakaran hebat terjadi di Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, kecamatan Balung, Jember.
Kebakaran kandang ayam milik Safiudin, 46, warga setempat ludes dilalap si jago merah Sabtu (14/09/2024) pukul 02.30 Wib.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, gudang berukuran 20 meter x 5 meter tidak tersisa.
Bahkan kandang yang berisi 2.000 ekor ayam yang berumur 2 minggu juga ikut terpanggang.
Beruntung api segera berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet kepemukiman warga.
Diduga kebakaran tersebut akibat kebocoran pada gas LPG yang ada didalam gudang. Gas LPG tersebut untuk penghangat 2.000 ekor ayam didalam kandang.
Kejadian pertama itu diketahui Abdul Rozak, 24 warga Krajan Kidul, Desa Gumelar, Balung, Jember.
Saksi langsung memberitahu warga kalau kandang ayam milik korban terbakar. Selanjutnya terjadinya kebakaran itu juga dilaporkan ke piket SPK Polsek Balung dan posko Damkar yang ada di Kecamatan Ambulu.
"Satu unit mobil damkar datang kelokasi untuk melakukan pemadamakn," kata AIPTU M Slamet Kanitreskrim Polsek Balung.
“Tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya akibat kejadian tersebut korban mengalami sebesar Rp. 100 juta. Karena didalam kandang tersebut ada 2.000 ekor ayam potong yang masih berumur 2 minggu ikut terbakar. Awalnya saat api membakar kandang, warga sekitar berusaha memadamkan api, tetapi api terus membesar dan membakar seluruh bangunan,” kata Slamet.
Beruntung disaat api membakar seluruh bangunan, tidak merembet kepemukiman rumah penduduk.
"Karena kandang itu juga tidak jauh dari rumah warga. Satu unit dadri Posko Ambulu datang dan melakukan pemadamakn hingga api berhasil dipadamkan. Kandang yang terbuat dari rangka kayu dan dinding wareng itu tidak tersisa termasuk ayam berumur 2 minggu terpanggang," pungkasnya.
Sementara Syamsullah Adi Danru Damkar regu A Posko Ambulu, mengatakan bahwa saat petugas tiba di lokasi, kandang ayam telah rubuh dan hanya menyisakan bagian bawah saja.
"Kandang ayam berukuran panjang 20 meter, lebar 5 meter dan tinggi 8 meter itu ludes. Sementara 2000 ekor ayam potong juga ikut mati terpanggang," katanya.
“Kebakaran kandang ayam milik Safiudin, diduga ada kebocoran gas,” kata Syamsul.
"Untuk menjinakkan kobaran api hampir sekitar 1 jam, beruntung api yang membakar seluruh bangunan kandang itu tidak merembe kerumah warga yang ada di utara kandang," pungkasnya.(jum/bud).
Editor : Radar Digital