Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gudang Tembakau di Jember Roboh, Timpa Pekerja Hingga Tewas, Enam Luka Parah, Ini Nama-nama Korbannya

Radar Digital • Jumat, 13 September 2024 | 03:35 WIB
PORAK-PORANDAKAN: Salah satu sisi gudang yang ambruk usai diterjang angin kencang, di Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Jember, Kamis (12/9).
PORAK-PORANDAKAN: Salah satu sisi gudang yang ambruk usai diterjang angin kencang, di Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Jember, Kamis (12/9).

MUMBULSARI, Radar Jember - Bencana angin kencang kembali menerjang sejumlah kawasan di Jember. Seperti yang angin kencang yang terjadi di Di dusun Peji Talang, Rt.005 Rw.008, Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Jember pada Kamis petang (12/9) waktu setempat.

Akibat insiden itu, satu pekerja dilaporkan tewas tertimpa reruntuhan bangunan, dan 6 lainnya mengalami luka-luka. Kepolisian setempat yang mengetahui musibah itu seketika mendatangi TKP dan melakukan evakuasi.

Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Sebelum insiden itu, sekitar pukul 14.30 WIB, telah terjadi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan sebuah bangunan gudang tembakau pada dinding bangunan sebelah selatan roboh.

Saat itu, kata Subagiyo, para korban sedang bekerja di gudang tembakau, sekira pukul 14.30 WIB, terdengar suara gemuruh hembusan angin kencang.

"Selang tidak berapa lama terjadi dinding tembok sebelah selatan gudang terjadi keretakan sehingga para korban berusaha menyelamatkan diri dan tidak berapa lama dinding gudang tersebut mengalami roboh dan mengenai sebagian para korban, sehingga para korban dilarikan kepuskesmas mumbulsari," ungkapnya, Kamis (12/9).

Diketahui gudang tembakau tersebut milik Junaidi Alfan, 48, warga Dusun Krajan Desa Karangkedawung, Mumbulsari, Jember.

Akibat insiden itu, Suama, 60, warga Dusun Peji Talang desa Karangkedawung, dilaporkan meninggal dunia lantaran tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh.

Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Puskesmas setempat. Yakni Mufliha, 41, Nur Hama, 50, Siti, 60, Bu. Jun, 48, Tiama, 65, dan Bu. Di, 30. "Kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 30 juta," pungkas Kapolsek. (mau)

Editor : Radar Digital
#Jember