KALIWATES, Radar Jember - Usulan Pemkab Jember terkait lowongan kerja (loker) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mendapatkan respon positif dari pemerintah pusat. Ada dua ribu lebih formasi yang diajukan dan disetujui oleh Kemenpan RB.
Meski demikian, belum diketahui jadwal resmi pelaksanaan seleksi PPPK tersebut. Untuk itu, Pemkab Jember masih menunggu jadwal resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, untuk kemudian diumumkan ke publik.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Sukowinarno mengatakan, jadwal seleksi nasional PPPK 2024 belum diketahui secara pasti, hingga kemarin (1/9). Namun, jumlah formasinya sudah dapat dipastikan sebanyak 2.000 loker. Rinciannya, sebanyak 738 guru, 662 tenaga kesehatan (nakes), serta 600 tenaga teknis. Jumlah tersebut sudah disepakati oleh Kemenpan RB.
Awalnya honorer yang bisa mengikuti tes masuk PPPK adalah yang sudah masuk dalam database BKN. Sedangkan dari 11 ribu lebih tenaga honorer di Jember, hanya 8 ribu orang lebih yang bisa diusulkan untuk masuk dalam data itu. Tetapi, berdasarkan keputusan Kemenpan RB, orang yang belum masuk database juga dapat diakomodir. "Ada angin segar, bahwa yang belum masuk database BKN dapat diakomodir dalam seleksi PPPK tahun ini," imbuhnya.
Sejak tahun 2021 hingga 2024, formasi yang dibuka dan diusulkan oleh Pemkab Jember sebanyak 9.117 formasi. Sedangkan orang yang sudah ditempatkan dan mendapatkan surat keputusan (SK) pengangkatan, jumlahnya mencapai 5.190 orang. “Formasi yang dibuka dan yang sudah diangkat berbeda, karena untuk yang 2024 kan masih berproses,” katanya.
Selain itu, dari jumlah formasi sebanyak 4.305 pada 2022. Namun, orang yang bisa lolos hingga tahap akhir atau terbitnya SK hanya 2.763 orang saja. Upaya mengusulkan jumlah formasi yang cukup banyak itu, diharapkan mampu mengakomodir tenaga honorer di lingkungan Pemkab Jember. (ham/nur)
Editor : Radar Digital