Radar Jember - Candi Deres adalah salah satu situs bersejarah yang terletak di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.
Meski kondisinya tidak utuh, candi ini tetap menjadi saksi bisu dari sejarah panjang Jawa Timur, terutama pada masa Kerajaan Majapahit.
Ditemukan pada tahun 1980-an, Candi Deres diduga dibangun pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, sekitar abad ke-14.
Konon, candi ini dibuat sebagai bagian dari perjalanan panjang atau "tirtayatra" Prabu Hayam Wuruk mengelilingi Jawa Timur yang mencapai jarak 1.700 kilometer.
Kitab Negarakertagama, karya sastra penting yang ditulis oleh Mpu Prapanca, turut mencatat perjalanan ini.
Mpu Prapanca sendiri merupakan sastrawan istana yang mendampingi Prabu Hayam Wuruk dalam perjalanan tersebut.
Saat ini, Candi Deres hanya menyisakan bagian dasar dan sebagian kecil dari tubuh candi, yang telah dicengkeram oleh akar pohon beringin yang besar.
Struktur candi terbuat dari batu bata besar khas Majapahit, yang terkenal dengan ukuran besar dan proses pembakaran yang baik.
Batu bata ini memiliki motif sulur yang melengkung, menunjukkan teknik artistik kuno yang sangat terampil.
Walaupun kondisi Candi Deres memprihatinkan, tempat ini mulai menarik perhatian wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota.
Potensi candi ini sebagai destinasi wisata sejarah semakin meningkat, seiring dengan kehadiran pedagang yang mulai membuka warung di sekitar area candi.
Meski berdampak positif pada ekonomi lokal, masyarakat sekitar berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dan mendukung pengelolaan yang lebih baik.
Keberadaan Candi Deres bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber ekonomi bagi warga setempat.
Dengan adanya upaya revitalisasi dan pengelolaan yang baik, Candi Deres berpotensi menjadi wisata sejarah yang lebih menarik serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Purwoasri dan sekitarnya.
Editor : Radar Digital