Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Kisah Jukung di Jember, Berangkat dan Pulang Sama Sulitnya

Radar Digital • Senin, 19 Agustus 2024 | 21:42 WIB
KANDAS: Dua jukung milik nelayan yang kesulitan pulang di plawangan Pantai Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.(JUMAI/ RADAR JEMBER)
KANDAS: Dua jukung milik nelayan yang kesulitan pulang di plawangan Pantai Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.(JUMAI/ RADAR JEMBER)

MOJOMULYO, Radar Jember - Beberapa minggu nelayan asal Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, dan Desa Paseban, Kecamatan Kencong, harus berjuang melawan kengerian plawangan, Pantai Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. Bukan hanya saat berangkat, tetapi juga saat pulang melaut.

Saat berangkat, nelayan kesulitan karena harus melawan ombak di plawangan. Demikian juga pada saat pulang melaut. Bahkan, tak sedikit jukung nelayan tak bisa masuk ke plawangan untuk pulang.

Sajib, pemilik warung di pinggir Pantai Getem, mengatakan, beberapa hari ini banyak nelayan kesulitan untuk pulang melaut. Bahkan, tak sedikit jukung nelayan itu terombang-ambing di laut. “Berangkatnya juga susah,” ucapnya.

Dia mengaku, meskipun ombak di plawangan sedikit landai, tapi terjadi pendangkalan. Sehingga, banyak perahu yang kandas saat pulang. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, beberapa nelayan memilih pulang tanpa jukungnya, karena terjadi pendangkalan. (jum/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #jukung #Pantai