Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Melihat Drag Bike di Jember, Mental Pembalap Diuji, Untuk yang Balapan Liar, Saatnya Tiru Ini

Radar Digital • Rabu, 14 Agustus 2024 | 22:23 WIB

ADU CEPAT: Pembalap melaju cepat dalam event Semarak Puger Drag Bike 201M Open Championship, di sirkuit Puger.(JUMA’I/RADAR JEMBER)
ADU CEPAT: Pembalap melaju cepat dalam event Semarak Puger Drag Bike 201M Open Championship, di sirkuit Puger.(JUMA’I/RADAR JEMBER)
 

PUGER, Radar Jember - Sejumlah pembalap motor turun ke arena sirkuit 201 meter, Minggu (11/8). Kali ini, drag setting dilaksanakan di sirkuit Puger. Puger Drag Bike ini diikuti oleh setidaknya 230 pembalap dari berbagai wilayah se-Jawa Timur. bahkan ada yang dari Papua.

Padatnya pelaksanaan event drag race resmi ini, selain sebagai peningkatan skill pembalap dan optimalisasi performa motor, juga bertujuan untuk meminimalisasi balap liar yang mengganggu pengguna jalan.

Diketahui, hingga saat ini balap liar di Jember masih mudah ditemukan, terutama pada malam Sabtu dan Minggu. Dengan adanya event drag resmi yang dilaksanakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jember bekerja sama dengan Polres Jember, diharapkan mampu menghilangkan tradisi yang tidak baik itu. Pembalap liar diharapkan ikut kompetisi resmi dan tidak menjadi pengganggu ketertiban di jalanan umum.

Monitoring Hokky Kids Racing Team (HKRT) Jember Saiful Efendi mengatakan, kembali dilaksanakannya event drag setting ini tentu sangat membantu para pegiat motor. Terutama atlet-atlet cilik seperti yang dibinanya. “Kami bersyukur saat ini menemukan wadah di kota sendiri, yang bisa melatih atlet pembalap kami juga untuk mengukur performa motor yang digunakan,” jelasnya.

Disebutnya, pada event Puger Drag Bike 201 meter itu, pihaknya mengirimkan sejumlah pembalap cilik. Salah satunya Eleanor Chirro Dwi Saputra, 12, dan Raffa Hardiyanto, 14. “Raffa berhasil berada di posisi runner-up kelas Fiz Sunmory 125 CC lokal kares, dengan waktu kecepatan 8.956 menit,” imbuhnya.

Dikatakan, timnya yang bermarkas di Jalan Sumatra, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, ini memang fokus membibit pembalap sejak dini. Bahkan sebelumnya juga ada yang masih berusia 10 tahun. “Seusia mereka memang lagi semangat mencari jati diri, juga mengaplikasikan hobi yang diinginkan,” paparnya.

Sementara itu, pengurus Ikatan Motor Jember (IMI) Jember mengatakan, event itu juga bertujuan untuk menjaring pembalap lokal, sehingga lebih mudah untuk mempersiapkan atlet pembalap pada kejuaraan lingkup provinsi bahkan nasional. Selain itu, agar Jember bebas dari balap liar. (dhi/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #puger #drag bike