SUMBERSARI, Radar Jember - Ada lebih dari 80 komunitas informasi masyarakat (KIM) dari 248 desa/kelurahan di Jember. Sayangnya, hanya 50 persen KIM tersebut yang aktif dan bergerak. Padahal, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember tengah menargetkan KIM ada di seluruh desa/kelurahan.
Kepala Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember Rahmat Agung menyebutkan, target pembentukan KIM memang untuk seluruh desa/kelurahan. Sudah mulai terbentuk separuhnya. Namun, diakuinya ada tugas rumah yang lebih besar. “Dan kami juga punya tugas untuk mereka agar aktif semua gitu, yang ini masih sekitar 50 persen yang aktif bergerak melakukan aktivitas penyebarluasan informasi,” jelasnya seusai mengisi materi pada Festival Jurnalis Warga Suwar-Suwir Jember di Gedung Djuang 45, Kecamatan Sumbersari, 31 Juli lalu.
Dijelaskan, setiap KIM mengelola platform website yang sudah difasilitasi domainnya oleh Kementerian Kominfo RI. Juga memiliki media sosial yang dikembangkan mandiri. “Dan kami posisinya mendampingi lah. Ya, tidak dalam rangka kemudian mengatur harus seperti apa isinya, tapi yang penting isinya bermanfaat untuk masyarakat,” terang Agung.
Dia menyampaikan, 50 persen KIM yang aktif tak hanya menjalankan aktivitas di platform digital. Namun, juga ikut membantu pemerintah desa melakukan berbagai sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait isu-isu yang sedang berkembang.
Satu di antara KIM yang eksis adalah KIM Tirto Gumitir yang digarap oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), paguyuban UMKM, dan pemuda Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Aktif menulis di website resminya tentang program pemerintah dan kegiatan-kegiatan warga. “Kami punya program Galeri Gumitir. Jadi, tiap akhir bulan biasanya rapat evaluasi dan pembagian tugas liputan untuk bulan depannya,” tutur Muhammad Ilham, Ketua KIM Tirto Gumitir.
Dijelaskan, informasi yang disebarluaskan adalah tak jauh dari kebijakan pemerintah pusat hingga desa melalui website dan media sosial yang dimiliki. Termasuk kegiatan yang ada di tengah masyarakat. Terbaru, KIM yang digawangi Ilham itu tengah mewakili Jawa Timur dalam KIM Fest 2024 di Makassar. Serta dinobatkan sebagai KIM paling transformatif dari berbagai provinsi yang mewakili. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital