KEPATIHAN, Radar Jember - Perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2024 selama tiga hari telah berjalan sangat meriah.
Event pameran desain busana kelas internasional itu mampu menjadi pusat perhatian berbagai kalangan.
Mulai dari masyarakat lokal maupun luar daerah.
Bahkan artis dan penyanyi ibu kota pun turut tertarik ikut serta dalam kemeriahan JFC 2024.
Pada rangkaian acara JFC 2024 yang terakhir, yakni closing exhibition di Alun-Alun Jember, Minggu (5/8) malam, tercatat ada kurang lebih satu juta pengunjung. Mereka datang ke pusat Kota Jember.
Terdiri atas itu masyarakat asli Jember, luar daerah, hingga mancanegara.
Dalam penutupan JFC 2024, Bupati Jember Hendy Siswanto sangat bersyukur atas banyaknya warga yang hadir selama JFC 2024. Menurutnya, kedatangan mereka ke Jember itu bisa diartikan sebagai gerakan ekonomi rakyat.
“Mereka semua ke Jember pasti bawa uang. Dia mau makan jajan hingga berwisata pasti dampaknya ke warga Jember,” jelasnya.
Dengan demikian, tambahnya, semangat membuat event kerakyatan harus ditingkatkan lagi. Terlebih saat ini sudah masuk bulan Kemerdekaan RI.
Maka dari itu, Bupati Hendy menginstruksikan seluruh kepala desa hingga camat agar aktif membuat event yang melibatkan UMKM. Upaya itu sudah terbukti mampu menekan angka kemiskinan di Jember.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Jember itu mengungkapkan bahwa JFC tahun 2025 lebih spektakuler daripada tahun sekarang.
Bagaimana tidak, nantinya alun-alun yang saat ini masih dibangun dengan desain yang sangat megah akan mendukung gelaran JFC 2025.
“Selain megah, JFC 2025 juga akan dikemas lebih elegan,” imbuhnya.
Bupati Hendy meminta kepada seluruh warga Jember agar mendukung pembangunan alun-alun yang saat ini masih berlangsung. Sebab, ketika Alun-Alun Jember sudah terlihat mewah, maka dipastikan akan banyak pengunjung yang datang. Tentunya di situ akan ada perputaran ekonomi. (qal/c2/dwi)
Editor : Radar Digital