Muhammad Alif Fathurohman setiap hari harus pergi dan pulang (PP) sekolah dengan berlari. Videonya saat lari sejauh 5 km itu pun viral di media sosial.
JUMAI, BARATAN, Radar Jember
AKSI yang dilakukan Muhammad Alif Fathurohman setiap hari menjadi perhatian banyak orang. Bagaimana tidak, dia berlari untuk pergi dan pulang (PP) sekolah. Aksinya itu pun mendapat simpati dari banyak orang. Hingga mendapat hadiah dari Kapolres Jember.
Alif yang berusia 17 tahun itu tinggal di Lingkungan Cupu, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Setiap hari, dia berlari sejauh 5 kilometer ke sekolah di Jalan Wahid Hasyim. Videonya itu pun menjadi viral, hingga kapolres bersama jajarannya datang langsung ke rumahnya.
Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi datang ke rumah Alif untuk memberikan hadiah berupa sepeda, kaus, serta perlengkapan sekolah. Menurutnya, pelajar seperti Alif sudah jarang ditemui. Apalagi berangkat sekolah dengan jalan kaki atau berlari.
Setiap berangkat dia harus menggunakan kaus dari rumah dan ganti pakaian sebelum masuk kelas. Hal itu dia lakukan setiap hari. Biasanya pelajar lainnya sudah naik sepeda motor atau diantar orang tuanya untuk ke sekolah. “Alif sosok remaja yang semangat. Meskipun anak yatim, tetapi gigih untuk menimba ilmu,” ulasnya.
Alif, panggilan sehari-harinya, berangkat membagi waktu beberapa lama yang harus ditempuh dari rumah ke sekolah sejauh 5 kilometer. Tentu ini bukan jarak yang dekat. Itu dilakukan demi bisa menimba ilmu di SMK Kartika IV-2 Jember.
Anak yatim piatu asal Lingkungan Cupu itu mengaku bercita-cita menjadi prajurit TNI. “Cita-cita Alif itu sangat mulia, karena ingin menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI),” katanya. Kisah Alif ini pun memantik simpati warganet.
Bayu menyebut, berkat viralnya Alif di media sosial, akhirnya Kapolres bersama Kasat Lantas AKP Achmad Fahmi Adiatma datang ke lokasi.
Saat itu juga ada Kapolsek Patrang Iptu Suparman serta Danramil Patrang Kapten Caj Agus Teguh Yuwono.
“Tekad remaja seperti Alif ini perlu dicontoh oleh remaja lainnya. Karena menimba ilmu itu tidak harus diantar orang tuanya setiap hari saat ke sekolah. Karena dengan berlari saja mereka juga bisa pergi ke sekolah. Tidak harus diantar orang tuanya atau menggunakan sepeda motor, tetapi alif malah lari sejauh 5 kilometer setiap harinya,” jelasnya.
Kenekatan Alif ke sekolah dengan berlari tentunya mendapat perhatian dari Kapolres Jember. Kapolres datang langsung ke rumahnya bersama jajarannya. Warga dan tetangga tidak menyangka rumah Alif akan kedatangan tamu istimewa di Jember.
“Perjuangan Alif yang gigih demi menuntut ilmu meski harus berjalan kaki saat pergi dan pulang sekolah luar biasa. Sekolah Alif berada di dalam kota Jember, tepatnya di Jalan Wahid Hasyim, Kaliwates, Jember,” kata Kapolres.
Dia mengaku mendapatkan informasi dari anggotanya saat melakukan patroli keliling.
Dia melihat ada siswa yang berlari ke sekolah sejauh 5 kilometer dari rumahnya ke SMK Kartika IV-2.
“Anggota saat berpatroli di wilayah Kelurahan Baratan, memvideo siswa yang sedang berlari untuk bisa ke sekolah. Sehingga video dan foto-fotonya dikirim untuk buat laporannya,” kata Bayu.
Bayu berharap, bantuan sepeda serta perlengkapan sekolah itu bisa mempermudah Alif untuk fokus sekolah. cita-citanya yang mulia menjadi TNI ini semoga tercapai. "Semoga Alif bisa lebih fokus lagi belajar dan mencapai impiannya," tambahnya. Bayu, menekankan pentingnya dukungan bagi generasi muda, terutama mereka yang kurang beruntung.
Sementara itu, Kepala SMK Kartika IV-2 Jember Pelda Iwan Abdillah mengatakan, Alif merupakan siswa yang inspiratif. Meski yatim dan kurang mampu, Alif tetap semangat dalam belajar. “Alif tidak hanya fokus pada pelajaran, Alif juga gemar mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Cita-citanya untuk menjadi prajurit TNI menjadi motivasi besar bagi Alif," jelasnya. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital