JEMBER, RADARJEMBER.COM - Sebagian harta yang dimiliki seseorang merupakan hak orang lain. Untuk itu, anggota polsek bersama Kapolsek Rambipuji menyisihkan uang dari gaji yang mereka terima.
Penyisihan uang gaji itu diserahkan untuk anak yatim piatu yang ada di sekitar Polsek Rambipuji.
Apalagi santunan kepada anak yatim piatu itu bersamaan dengan bulan Muharam.
Gaji yang disisihkan itu bukan dari anggota saja, tetapi pegawai (phl) polsek juga menyisihkan rezekinya.
Dewa, anak yang masih duduk di bangku kelas VI SD Negeri di Kecamatan Rambipuji, mengaku menjadi yatim setelah orang tuanya meninggal.
Ia terlihat senang setelah berkumpul dengan sesama anak yatim di Musala Iman dan Taqwa (Imtaq) Polsek Rambipuji, Jumat (26/7).
Sedikitnya ada 12 anak yatim yang tinggal di sekitar polsek menerima santunan dan bingkisan.
Ada yang didampingi ibunya dan ada yang diantar keluarganya yang lain untuk menerima santunan.
Kapolsek Rambipuji Iptu Eko Yulianto mengatakan, acara tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak yatim.
“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan ingat, karena kita hidup ini ada garis tangan, yang namanya takdir. Kita hanya bisa menerima takdir tersebut dengan merasa ikhlas karena tidak ada yang tahu,” jelasnya.
Dikatakan, giat itu diharapkan menjadi spirit agar anak yatim bisa lebih semangat.
“Kalau harta itu untuk kita makan saja, jadi kotoran dan sampah. Bila harta itu pun kita simpan bisa menjadi pertengkaran dan perebutan. Tetapi, ketika kita punya lebih rezeki harta kita sedekahkan, bahkan yakin rezeki akan mengalir lewat keberkahan daripada diri kita. Semoga teman-teman anggota polsek terus istiqamah untuk melakukan kebaikan terhadap sesama,” pungkasnya. (jum/c2/nur)
Editor : Alvioniza