JEMBER, RADARJEMBER.ID- Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, banyak kemeriahan yang sudah mulai dipersiapkan.
Salah satunya yakni persiapan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibra) yang dilakukan oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Rambipuji, kemarin (24/7) pagi.
Persiapan itu dilakukan untuk mencari siapa yang layak menjadi paskibra ketika upacara kemerdekaan di Alun-Alun Rambipuji.
Berbagai macam seleksi dilakukan. Mulai dari ketahanan tubuh, tinggi badan, hingga kesehatannya.
Setelah itu, kesempurnaan saat peraturan baris-berbaris (PBB) juga menjadi tolok ukur penting.
Agar saat upacara dilakukan semua peserta paskibra yang telah terpilih tidak mendapat kendala.
Koordinator pelatih paskibra, Peltu Kusnadi, mengatakan, seleksi yang dilakukan Muspika Rambipuji saat ini cukup ketat. Calon paskibra wajib melewati berbagai tingkatan penyeleksian.
“Misalnya, bila tubuhnya tinggi namun bengkok ke depan maupun ke belakang, itu tidak akan lolos," jelasnya.
Lebih lanjut, Nadi menyebutkan, seleksi paskibra itu dimulai sejak hari Rabu hingga Jumat ini.
Nantinya ketika sudah terpilih, ada jeda waktu panjang untuk latihan. Namun, sejak hari pertama tahap seleksi sudah banyak peserta yang memiliki gerakan cukup bagus. Karena itu, nantinya hanya tinggal pemantapan.
Seleksi pada calon paskibra itu juga tak hanya melihat skill PBB. Namun, juga aspek kesehatannya. Mereka tak boleh memiliki penyakit akut.
Seperti gejala lambung bahkan sesak napas. Hal itu agar ketika upacara dimulai atau menjelang upacara tidak ada yang memiliki kendala.
“Jadi, selain kekuatan fisik luar, juga dalam dipertimbangkan," ucapnya.
Nantinya, Muspika Rambipuji akan melakukan tes kesehatan terhadap semua peserta bila sudah dianggap layak dari segi geraknya.
"Jadi, peserta yang berhasil lolos akan dites kesehatannya. Siapa tahu ada yang menutup-nutupi," pungkasnya. (abm/c2/qal)
Editor : Alvioniza