Radar Jember – World Kids Carnival (WKC) merupakan salah satu rangkaian acara JFC 2024 yang menampilkan berbagai aktivitas dan pertunjukan untuk anak-anak.
WKC dijadwalkan akan dimulai pada Jumat, 2 Agustus 2024 pukul 14.00 WIB. Acara ini diharapkan akan menarik banyak penonton, dengan JFC 2023 sendiri telah menarik lebih dari 500 ribu penonton.
World Kids Carnival (WKC) merupakan bagian dari rangkaian acara yang sangat dinantikan di JFC 2024 yang juga mencakup WACI, Pets Carnival, Artwear Carnival, dan Grand Carnival.
Ada 10 defile yang dibawakan pada WKC tahun lalu, meliputi Bigbang, Prehistoric, Empire, Religic, Invention, World War, Super Star, Upcyle, Metaverse, dan Nusantara.
Acara ini melibatkan anak-anak usia 5-15 tahun. Membawakan kostumnya tampil di depan para penonton.
Hal itu mengundang banyak apresiasi mengingat kepercayaan diri mereka melakukan pose di depam khlayak umum.
Mereka melakukan catwalk di sepanjang Jalan Sudirman dan mengitari Alun-alun Jember.
Menurut Presiden JFC Budi Setiawan, upaya melibatkan generasi muda dalam World Kids Carnival (WKC) bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak yang kreatif dan memiliki rasa kesatuan.
“Melalui WKC, ini mempertemukan anak, guru, dan orang tua untuk membuat karya bersama-sama. Disini ada proses yang keren banget,” jelas pria yang akrab disapa Iwan.
Anak-anak muda dianggap sebagai calon pemimpin bangsa, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mendidik mereka dengan baik.
“Adik-adik itu generasi yang bisa mempersatukan banyak hal,” ucap Iwan.
WKC tahun ini merupakan pagelaran tahun kelima. Namun, sebutan WKC berasal dari keterlibatan anak-anak dari berbagai negara di dunia.
World Kids Carnival (WKC) terbentuk pada masa pandemi Covid-19 fase pertama tahun 2020.
Pada saat itu, WKC digelar secara hybrid. Anak-anak talent dari Jember hadir secara langsung di dalam ruangan karena berdampak pandemi, sementara peserta dari luar negeri hadir secara virtual.
Sebelum WKC terbentuk, Kids Carnival sudah menjadi rangkaian kegiatan JFC. Anak-anak hadir secara langsung di hadapan penonton dan memperagakan kostum karnaval sesuai dengan tema JFC.
Setelah dua tahun digelar secara hybrid, tahun ini WKC kembali digelar secara langsung. Peserta tampil di hadapan penonton dengan mengelilingi Alun-alun Jember.
World Kids Carnival (WKC) dalam Jember Fashion Carnaval (JFC) memilih tema untuk setiap edisinya dengan mempertimbangankan beberapa faktor, termasuk pesan yang ingin disampaikan, keterlibatan peserta, dan pendanaan.
Pada tahun 2020 memilih tema “World Kids Carnival” diusung meskipun pandemi, dengan harapan bahwa peserta tetap bersemangat dan kreatif dalam membuat kostum mereka sendiri, sesuai dengan tema yang diusung.
Pemerintahan Kabupaten Jember dan Kementerian Pariwisata Indonesia ikut berperan dalam memilih tema JFC.
Tema yang diusung dianggap sebagai instrumen diplomasi budaya Indonesia untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Internasional.
Pada tahun 2024, Jember Fashion Carnaval (JFC) mengusung tema “Algorithm” dengan tagline “Beyond Binary of Our Story”.
Tema ini diambil dari keterhubungan multi komponen yang dolewati selama perjalanan JFC sejak awal berdiri hingga saat ini.
Tema ini juga memiliki harapan untuk mengubah yang tidak bernilai menjadi bernilai serta mengembangkan Jember lebih pesat lagi.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, WKC di JFC dapat memilih tema yang relevan dan berdampak positif bagi peserta, pendukung, dan masyarakat luas.
Editor : Radar Digital