radar jember - Belum lama ini, Riza Shahab diundang ke podcast Jawa Pos Radar Jember. Riza Shahab adalah seorang pemeran, presenter, dan model berkebangsaan Indonesia keturunan Arab. Ia lahir di Kaliwates, Jember, pada 25 Oktober 1989.
Dalam dunia film, Riza Shahab pernah berperan sebagai Joe dalam film "Pulau Hantu 2" pada tahun 2008.
Selain itu, dalam serial televisi, ia memerankan berbagai karakter, seperti Fahri dalam "Cerita SMA" (2008), Adil dalam "Safa dan Marwah" (2009-2010), serta Akbar dalam "Sejuta Cinta Marshanda" (2010).
Tak hanya itu, Riza juga telah membintangi lebih dari 25 judul FTV. Beberapa di antaranya adalah "Cantik-Cantik Bau Kambing" (2012), "Ketupat Lebaran Mak Iroh" (2014), dan "Jodohku Supir Cantik" (2015).
Perjalanan karier Riza Shahab yang beragam menunjukkan bakatnya yang luar biasa dalam dunia hiburan Indonesia.
Dalam podcastnya di Radar Jember tersebut, menceritakan perjalanan karir yang panjang dan penuh liku.
Pria kelahiran Jember ini merantau ke Jakarta pada tahun 2008 dengan semangat yang membara untuk mengejar mimpinya di dunia akting.
Selama 10 tahun, Riza menghabiskan waktunya di ibu kota, dari 2008 hingga 2018, membintangi berbagai sinetron, FTV, dan film.
Riza memulai karir aktingnya sejak SMP, berperan dalam sinetron "Cinta Monyet" yang tayang seminggu sekali.
Ia harus bolak-balik antara Jakarta dan Jember untuk menjalani syuting. Keputusannya untuk terjun ke dunia akting sudah menjadi rezeki yang ditakdirkan, apalagi dengan bantuan saudaranya yang membawanya masuk ke manajemen yang bagus.
Sebelum menjadi artis, Riza Shahab sudah menunjukkan bakatnya dengan mengikuti beberapa acara modeling dan lomba di Jakarta, di mana ia berhasil membawa pulang enam piala.
Salah satu juri pada saat itu adalah Chand Parwez Servia, pemilik StarVision Plus, yang kemudian meminta Riza untuk mengikuti casting di sinetron "Cinta Monyet".
Di usia muda, Riza Shahab penuh semangat dan energi, membintangi ratusan FTV, puluhan sinetron, dan beberapa film.
Tahun 2008 menjadi titik awal karirnya di Jakarta, di mana ia berhasil mendapatkan peran dalam film "Bola Hantu 2" dan peran utama di sinetron bersama Baim Cilik
Namun, pada tahun 2018, Riza memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Jember. Keputusan ini diambil karena kondisi kesehatan ayahnya yang semakin menurun dan hanya bisa berbaring di kasur.
Riza merasa harus menemaninya di saat-saat sulit tersebut dan juga ingin lebih dekat dengan keluarga. Selain itu, ia juga sudah memiliki pekerjaan di Jember yang membuatnya bisa tetap produktif dan berkarya.
Perjalanan karir Riza Shahab adalah contoh nyata dari dedikasi, kerja keras, dan cinta keluarga. Dari Jakarta ke Jember, ia menunjukkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari seberapa tinggi kita mendaki, tetapi juga seberapa besar kita peduli dan mendukung orang-orang terdekat kita.
Editor : Radar Digital